• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Sosiolog Kriminal UNP : Pemko Belum Serius Ikut Memberantas Kejahatan Jalanan di Padang

13 February
13:32 2020
0 Votes (0)

KBRN, Padang: Sosiolog kriminalitas Universitas Negeri Padang, Dr. Erian Joni, mengatakan, kejahatan jalanan akan terus ada. Kegiatan negatif itu akan meningkat jika tidak ada penanganan tegas, serta keseriusan dari pemerintah setempat untuk ikut serta memberantasnya.

“Masih banyak kejahatan jalanan di Padang yang belum tertangkap pelakunya di tahun 2019. Kemudian di awal 2020 sudah ada 31 kejahatan lagi. Kalau tidak segera dipadamkan, kejahatan ini terus meningkat karena pelaku yang terorganisir ini merasa aman untuk beraksi,” ungkapnya dalam dialog di RRI Padang, Kamis (13/2/2020).

Menurut Dr. Erian Joni, kejahatan jalanan, seperti begal, jambret, tawuran, hingga balap liar timbul karena beberapa faktor. Misalnya faktor ekonomi karena sulitnya mendapat penghidupan, pelampiasan emosi karena ketidakpuasan terhadap kondisi lingkungan dan pemerintah. Dengan faktor yang bermacam-macam itu, penanganannya pun harus beragam.

“Tidak bisa hanya mengandalkan kepolisian menindak. Ini kejahatan kambuhan. Di samping penindakan perlu pencegahan juga. Saya melihat Pemko Padang belum fokus membantu menanggani ini. Misalnya arahkan mereka mendapat keterampilan khusus agar siap bekerja,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Komandan Batalyon A Pelopor, Brimob Polda Sumatera Barat, AKBP Apri Wibowo, mengatakan, intensitas kejahatan jalanan di Padang tergolong meningkat di awal tahun ini. Brimob pun diminta turun melakukan perkuatan, dengan membentuk tim yang diberi nama alap-alap.

“Tim ini berjumlah 60 personel. Berpatroli di titik rawan, mulai pagi hingga malam. Tim alap-alap akan bertindak tegas jika pelaku kejahatan jalanan yang diringkus memberikan pelawanan. Apalagi jika mereka merupakan residivis,” bebernya.

AKBP Apri Wibowo berharap, masyarakat selalu ikut serta melakukan pemberantasan kejahatan jalanan dengan cara melapor pada aparat kepolisian terdekat atau kelurahan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00