• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak 2017

Pendaftaran PPK Pilkada Serentak Dibuka, Honornya Naik

16 January
17:30 2020
1 Votes (5)

KBRN, Padang: Pelaksanaan tahapan pesta demokrasi di daerah dimulai, yakni dengan dibukanya pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Perekrutan badan adhoc ini tak terlalu berbeda dengan perekrutan untuk Pemilu sebelumnya. Hanya saja pada Pilkada serentak periode kali ini, honor bagi badan adhoc ditingkatkan Rp300 sampai 400 ribu dibanding Pemilu 2019 lalu. Selain itu penyelenggaran juga menyediakan santunan keselamatan kerja bagi mereka.

Komisioner Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Sumatera Barat, Gebril Daulai mengatakan, peningkatan honor bagi badan adhoc didasari atas peristiwa meninggalnya sejumlah petugas pemilihan PPK di tingkat kecamatan, PPS di kelurahan, dan KPPS di TPS, pada Pemilu lalu, karena beban kerja yang berat.

“PPK itu honornya sekarang Rp2,2, juta per bulan untuk ketua. Anggota Rp1,9 juta per bulan. Kemudian PPS di kelurahan Rp1,2 juta per bulan untuk ketua, sedangkan anggotanya Rp1,150 juta per bulan. Sementara petugas KPPS honornya Rp950 ribu per bulan untuk ketua, sedangkan Rp900 ribu per bulan untuk anggota,” ucapnya ketika ngobrol dengan media, di Padang, Kamis (16/1/2020).

Masyarakat yang berminat bisa mengirim berkas sesuai persyaratan, mulai 18 sampai 24 Januari. Syarat dan ketentuannya bisa diakses melalui laman web KPU provinsi/kabupaten/kota ataupun ke kantor masing-masing.

Gebril Daulai menegaskan, PPK merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Guna mendapatkan petugas yang pantas, seleksinya dilakukan terbuka, yang mengedepankan kompetensi, integritas, dan independen atau mandiri. Seleksinya dibagi 3 tahap yaitu, administrasi, tertulis, dan wawancara.

“Yang perlu dicatat, warga yang telah dua kali berturut - turut bertugas sebagai PPK, tidak diperkenankan lagi mendaftar. Tujuannya agar ada regenerasi, bagi yang sudah pengalaman bisa berkompetisi menjadi komisioner KPU kabupaten/kota,” tuturnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00