• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

Pasca Degradasi Ke Liga Dua, Pemain Semen Padang Eksodus

13 January
16:04 2020
0 Votes (0)

asca Degradasi ke Liga Dua,  Sejumlah pemain Semen Padang mulai, meninggalkan tim untuk  bergabung dengan tim –tim lainnya dalam mengarungi kompetisi musim depan.

Tim-tim yang menjadi tujuan diantaranya tim-tim liga satu salah satunya PSM Makasar. 3 Pemain kunci yang sebelumnya menjadi andalan disetiap laga, masing-masing  Leo Guntara , Irsyad Maulana maupun Dedi Gusmawan telah dipastikan menjadi bagian dari tim Juku Eja musim depan. Selain itu penjaga gawang Teja Paku Alam dirumorkan akan bergabung bersama Tim Maung Bandung. Selain itu, sejumlah pemain lainnya, dikabarkan juga telah memutuskan tidak berseragam SemenPadang  dalam mengarungi Liga Dua musim depan.

Menanggapi Hijrahnya hampir sebagian besar  skuad Semen Padang FC , Pembina sekaligus pengamat Sepakbola Sumatera Barat Dedi Umar Putra mengaku sedih dengan kegagalan Semen Padang bertahan di  Liga Satu musim depan yang berimbas kepada pemain. Namun keputusan pemain untuk pindah, terutama pemain asli Sumatera Barat untuk mencoba tantangan di luar patut diapresiasi. Bergabungnya  Irsyad Maulana dan Leo Guntara dengan salah satu klub besar PSM Makasar membuktikan kualitas pemain ini mampu bersaing dengan pemain terbaik lainnya.

" Sebagai pengamat sepakbola lokal, kami sedih dengan hijrahnya pemain asli Sumbar keluar. Namun untuk karir yang butuh tantangan besar, kami juga mengapresiasi keputusan bergabung dengan PSM Makasar yang nerupakan salah satu tim besar di Indonesia " harap Dedi Umar Putra, Senin (13/01/20).

 Dedi Umar Putra yang juga pelatih PPLP Sumatera Barat ini berharap, kegagalan Semen Padang dimusim lalu yang harus turun ke Liga Dua , tidak memnuat manajemen patah arang untuk tetap semangat membangun tim yang solid untuk menyelamatkan tim ini, sekalgus membawa tim ini kembali berlaga di Liga Satu musim depan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00