• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kepala BNPB Minta Warga Sumbar Melawan Perusakan Lingkungan Pemicu Banjir Bandang

23 December
17:46 2019
0 Votes (0)

KBRN, Padang: Bencana banjir bandang di Sumatera Barat, seperti di Kabupaten Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya tak lepas dari rusaknya lingkungan akibat aktifitas tambang ilegal. Kepala BNPB Letjen Doni Monardo mengatakan, agar alam tak semakin rusak dan berbuah bencana perlu kesadaran kolektif masyarakat untuk menolak kegiatan perusakan lingkungan.

Menurut Doni Monardo, memberangus perusak lingkungan  tak bisa hanya sekadar melalui penegakan hukum pada mereka karena tak serta merta membuat jera.

"Kita tangkap lalu hukum. Setelah itu mereka balik lagi. Berapa banyak akan masuk penjara bolak-balik," ucapnya.

Doni berpendapat, masyarakat harus berani menolak kegiatan itu. Jangan justru ikut dalam kegiatan negatif membabat lingkungan, mewariskan bencana ke anak cucu.

"Perilaku kita yang harus diubah. Alat berat penambang itu masuk karena kita membuka pintu, lalu ikut kerja. Jadi perlu komitmen kita untuk menutup celah rusaknya lingkungan. Apalagi masyarakat Minangkabau jiwanya berdagang bukan penambang. Kembalilah ke asal kita," bebernya.

Tambang, tambah Doni Monardo, tidak saja berpotensi menyebabkan bencana banjir bandang. Namun kandungan logam berat di aliran sungai, sangat berkemungkinan menyumbang racun di tubuh masyarakat melaui ikan yang dikonsumsi.

"Apa kita tahu, ikan yang kita konsumsi benar-benar bebas logam berat. Sungai di Indonesia banyak yang tercemar logam berat. Anak di sejumlah daerah terlahir cacat karena ibunya ketika hamil mengkonsumsi ikan atau udang yang tercemar logam berat. Hentikan itu dengan merubah perilaku kita pada lingkungan" ajaknya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00