• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Mahasiswa Mesti Bijak Gunakan Gadget

11 November
17:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Padang : Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat Firdaus, meminta mahasiswa bijaksana dalam menggunakan gadget atau gawai. 

"Jika terlalu bergantung dengan gadget akan berdampak buruk terhadap ruang sosial," katanya saat beraudiensi dengan puluhan mahasiswa Universitas Andalas (Unand) Jurusan Ilmu Komunikasi, Senin (11/11) di Gedung DPRD Sumbar.

Menurutnya, pada masa perkuliahan, mahasiswa dituntut optimal dalam bersosialisasi dan berinteraksi dengan memiliki jiwa yang mampu beradaptasi dengan seluruh lingkungan. Mahasiswa sebagai kaum intelektual, mesti menyiasati perkembangan zaman agar nantinya mampu bersaing pada dunia kerja.

"Saat ini, ponsel menjadi kebutuhan  primer, yang membuat tidak bisa lepas dari kehidupan masyarakat. Dengan berkembangnya digitalisasi , banyak memberikan kemudahan. Kondisi itu tidak terlalu baik dan harus disaring," tuturnya. 

Firdaus mengungkapkan, ada dua hal yag tidak bisa tergantikan saat era revolusi industri 4.0 berkembang, yaitu komunikasi dan kepemimpinan. Hal ini akan menjadi tantangan tersendiri pada era globaliasi, untuk tiga tahun kedepan yang selalu dinamis.

Selain itu Firdaus menambahkan, mahasiswa mesti pandai membangun komunikasi yang baik dan jaringan yang lus. Dengan siapapun berkomunikasi harus dibangun sebaik mungkin untuk memperat persahabatan, silaturrahmi dan saling mengisi dan melengkapi.

Menurut politisi PKB ini, poin penting membangun jaringan adalah nilai. Jangan karena ada sesuatu di saat-saat tertentu baru membangun komunikasi. 

Sementara itu, mahasiswa komunikasi ini mendatangi DPRD Sumbar dalam rangka agenda study mata kuliah bidang komunikasi.
Pertemuan dengan mahasiswa ini bertajuk “Peran Politisi Muda, Mediasi Legislatif dan Eksekutif untuk Pengembangan Generasi Muda Sumbar di Era 4.0 (digital).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00