• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

DPRD Sumbar Panggil OJK dan AJB Bumiputra

13 November
15:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Padang : DPRD Sumatera Barat memanggil Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputra, Rabu (13/11/2019).
Pemanggilan tersebut merupakan tindak lanjut keresahan masyarakat yang polisnya tidak kunjung cair.

Ketua Komisi III DPRD Sumbar, Afrizal meminta pihak Bumiputera untuk membayar polis kepada pemegang polisi hingga hak-hak mereka terpenuhi.

“Harus ada solusi yang tepat untuk permasalahan ini. Kita tidak rela dana masyarakat Sumbar tertahan dan tidak ada kepastian terkait pengembaliannya," sebutnya.

Afrizal mengaku, banyak surat masuk ke DPRD terkait klaim pembayaran polis asuransi Bumiputera.

"Sebenarnya mereka juga ingin ikut dalam rapat ini untuk meminta kepastian, tetapi kita larang dan mempercayakan kepada DPRD Sumbar mencari solusinya,” ungkapnya.

Sementara itu, Direksi AJB Bumiputra Syafrudin menyampaikan, pihaknya terus berupaya mencarikan solusi agar dana masyarakat yang diklaim dapat dibayarkan. Akan tetapi dilalukan secara bertahap. 

Menurutnya, pencairan klaim nasabah dengan jumlah di atas Rp50 juta ditawarkan keuntungan 4,5 persen jika mereka mau menahan uang mereka di Bumiputra dan diberikan jaminan dari perusahaan.

"Diprioritaskan untuk mencairkan polis nasabah di bawah Rp50 juta yang terdiri dari UMKM, guru, dan lainnya. Kemudian berbagai pihak yang dalam keadaan membutuhkan keuangan, seperti untuk biaya berobat dan pendidikan," jelasnya. 

Ia menyebutkan, sejak Maret 2019 pihaknya telah mencairkan polis nasabah sebesar Rp9 miliar per bulan untuk Sumatera Barat. 

Kepala OJK Sumbar Darwisman mengatakan selama 2019 sebanyak 28 pengaduan perihal pemegang polis Bumiputera telah ditampung. OJK sebagai lembaga pengawas akan mendukung Bumiputera menyelesaikan permasalahan klaim yang belum terbayarkan. Bumiputra sendiri memiliki banyak aset di berbagai kota besar di Indonesia dengan nilai yang cukup besar yakni Rp38 triliun.

"Pemegang polis Bumiputera mencapai 7,5 juta orang di seluruh Indonesia dan beban klaim yang harus ditanggung perusahaan setiap tahunnya mencapai Rp2,5 triliun," katanya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00