• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Partsipasi Masyarakat Dukung Pengerjaan Persimpangan Sebidang By Pass Kilometer 25

12 November
10:15 2019
0 Votes (0)

KBRN, Padang : Pengerjaan  jalan tol Padang – Pekanbaru membutuhkan dukungan dan partisipasi semua pihak, tanpa terkecuali masyarakat di daerah. Dalam perbincangannya dengan RRI, Kepala Proyek Tol Padang – Pekanbaru PT Hutama Karya Infrastruktur - HKI,  Sri B. Setiawibowo mengatakan,  pada tahapan  ini, pekerjaan difokuskan pada pengerjaan  simpang sebidang yang berlokasi di Jalan By Pass kliometer 25. Selama berlangsungnya  proses pengerjaan jalan simpang sebidang,  lalu lintas pada ruas jalan  mengalami gangguan. Otomatis,  akses lalu lintas pengendara dan pengguna jalan ditutup hingga berakhirnya pengerjaan jalan  yang diperkirakan memakan waktu satu hingga dua bulan ke depan. Proyek  tol Padang – Pekanbaru jelas Setiawibowo sudah lama mengapung ke ranah publik, namun karena berbagai hal,  mega proyek ini  seperti tenggelam dan luput dari pemberitaan media.

Sebagai pelaksana, PT Hutama Karya Infrastruktur – HKI sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar, khususnya mereka yang terdampak proyek tol. Dari 4,2 kilometer lahan milik warga  yang dibebaskan untuk pengerjaan simpang sebidang, baru 1,5 kilometer  yang bisa dirampungkan. Selebihnya masih dalam proses,  dikarenakan warga menolak ganti rugi yang dibayarkan.

Namun demikian, pengerjaan lahan simpang sebidang  di Jalan Biy Pass kilometer 25 tetap dilaksanakan sesuai prosedur. Pihak HKI sudah melakukan pembersihan, perapian dan pelebaran bahu jalan, kiri kanan 50 meter.

“Hari ini kami sudah memulai proses pengecoran untuk rekayasa lalu lintas dan setelah itu dilanjutkan dengan  proses betonisasi. Alat berat sudah didatangkan sejak kemarin sehingga tidak ada alasan untuk menunda pekerjaan,” ujar Kepala Proyek Tol Padang – Pekanbaru dari PT HKI, Sri B. Setiawibowo, Selasa, (12/11/2019).

Dikatakan, selama berlangsungnya pengerjaan jalan simpang sebidang, dari pihak HKI tidak memberlakukan istilah buka tutup jalan. Aktifitas yang demikian padat membutuhkan konsentrasi secara penuh sehingga dibutuhkan pemahaman masyarakat, terutama pengendara yang  menggunakan kases jalan raya sekitar. Untuk  keselamatan dan kelancaran lalul lintas pengendara atau pun pengguna jalan yang melewati ruas jalan By Pass kilometer 25 diminta  berhati-hati dan mengontrol kecepatan laju kendaraan.

Untuk  keperluan rekayasa lalu lintas, pihaknya jelas Setiawibowo telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat, dinas perhubungan, BPJN III dikarenakan  saat berlangsung proses pengerjaan jalan akan ada pembongkaran aset berupa tiang, rambu-rambu lalu lintas dan tanaman pelindung yang selanjutnya akan dipindahkan  ke lokasi lain pada ruas jalan nasional tersebut. HKI  jauh hari sudah berkoordinasi dengan  pihak terkait dan diharapkan pengerjaan jalan rampung dalam kurun waktu ditetapkan, paling lambat akhir Desember 2019.    

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00