• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

BNPB, Cegah Abrasi Pantai Dengan Infrastruktur buatan dan alam

7 November
16:24 2019
0 Votes (0)

KBRN, Padang : Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB Letjen Doni Munardo mengatakan, untuk penangganan bencana abrasi pantai yang terjadi disepanjang pantai Sumatera Barat, khususnya di Pantai Padang, harus dengan solusi permanen. Menurutnya, abrasi di Pantai Padang tersebut merupakan ancaman yang permanen.

Hal tesebut disampaikannya usai melakukan peninjauan bencana abrasi pantai yang terjadi di Pantai Padang tepatnya di Tugu Merpati Perdamaian Purus Padang siang tadi, Kamis (07/11/2019).

Doni Munardo menjelaskan untuk penanganan abrasi tersebut harus dengan pola kombinasi antara infrastruktur buatan dan infrastruktur alam.

“ Kalau kita lihat ancaman abrasi di Pantai Padang ini adalah ancaman permanen, kita saksikan sendiri betapa kerasnya gelombang pantai barat Sumatera ini. jadi kalau sudah tahu ancamannya permanen maka solusinya juga permanen. Kita sudah coba beberapa pola mengutakan infrastruktur buatan, ternyata sampai sekarang juga tidak tahan, untuk itu perlu ada kombinasi antara infrastruktur buatan dan alami,”ujar Doni Munardo.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan, 7 kabupaten Kota di Sumatera Barat terancam musibah abrasi pantai. Daerah yang paling berat tersebut yakni kabupaten Pesisi Selatan, Pasaman, Agam, Kota Padang dan Pariaman.

Nasul Abit menjelaskan, sesuai dengan instruksi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, daerah yang terancam abrasi Pantai tersebut harus menanam pohon cemara udang sebagai antisipasi bencana abrasi tersebut.

“ Di Sumatera Barat terdapat 7 Kabupaten Kota yang terancam bencana abrasi Pantai, maka untuk itu BNPB meminta daerah tersebut untuk memanam pohon cemara udang sebagai antisipasi  dari bencana tersebut,” Ujar Nasrul Abit.

Lebih lanjut Nasrul Abit menambahkan, untuk tanggap darurat kebencanaan pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menganggarkan sebesar 5 Miliyar rupiah. Menurutnya dengan dana sebesar itu, jika terjadi bencana tidak mencukupi, namun demikian pemerintah provinsi dapat merevisi anggaran ketika terjadi bencana.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00