• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Gaya Hidup

Rektor UNP Orasi Ilmiah di Universitas Jambi

6 November
17:02 2019
1 Votes (4)

KBRN, Padang: Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Prof. Ganefri, Ph.D. memberikan orasi ilmiah kepada wisudawan-wisudawati Universitas Jambi, Rabu (6/11/2019) di Balairung Universitas Jambi. Prof. Ganefri menyajikan orasinya yang berjudul “Revolusi Kurikulum Perguruan Tinggi dalam Menyongsong Transformasi Pendidikan Menuju Lulusan Berdaya Saing Global.”

Menurut Ganefri, pemerintah telah menetapkan Roadmap Making Indonesia 4.0 sebagai strategi dalam mencapai target menjadi 10 besar kekuatan ekonomi dunia pada tahun 2030. Untuk itu, segenap elemen bangsa perlu menguasai peluang dan tantangan teknologi baru.

Ganefri menjelaskan, berkaca kepada jalan yang sudah ditempuh, Revolusi Industri 4.0 tidak hanya mengubah industri, namun juga karakteristik banyak bidang keahlian dan pekerjaan, cara berkomunikasi, berbelanja, bertransaksi, hingga gaya hidup.

“Untuk itu perlu disadari, berkembangnya era Revolusi Industri berpotensi menurunkan kualitas pendidikan dan sosial budaya di negeri ini. Menghadapi tantangan seperti itu, kaum millenial memiliki peranan terpenting dalam Revolusi Industri 4.0,” ucapnya.

Ganefri menegaskan, seiring dengan percepatan dan tantangan di era revolusi industri, Kemenristekdikti, pada awal tahun 2018 yang lalu telah memaparkan 5 (lima) elemen penting yang harus menjadi perhatian dan akan dilaksanakan oleh Kemenristekdikti, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya saing bangsa, di era Revolusi Industri 4.0.

“Lima elemen itu mencakup persiapan sistem pembelajaran yang lebih inovatif di perguruan tinggi, rekonstruksi kebijakan kelembagaan pendidikan tinggi yang adaptif dan responsif terhadap revolusi industri 4.0 dalam mengembangkan transdisiplin ilmu dan program studi yang dibutuhkan, persiapan sumber daya manusia khususnya dosen dan peneliti serta perekayasa yang responsif, adaptif dan handal untuk menghadapi revolusi industri 4.0,” bebernya.

Lebih lanjut Ganefri mengungkapkan, elemen lainnya adalah terobosan dalam riset dan pengembangan yang mendukung Revolusi Industri 4.0 dan ekosistem riset dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas riset dan pengembangan di Perguruan Tinggi, Lembaga Litbang, LPNK, Industri, dan Masyarakat, terobosan inovasi dan penguatan sistem inovasi untuk meningkatkan produktivitas industri dan meningkatkan kuantitas maupun kualitas perusahaan pemula berbasis teknologi (technology based start-up).

“Dalam kondisi saat ini mahasiswa dituntut untuk memiliki kompetensi yang urgen dan krusial, serta berani bersikap skeptis dan kritis dalam menghadapi perubahan yang sangat cepat. Kemampuan yang mesti dimiliki mahasiswa berpikir kreatif untuk melahirkan inovasi-inovasi baru, kemampuan berkomunikasi dan menguasai teknologi informasi dalam percaturan dan ketatnya persaingan dalam arena globalisasi, dan kompetensi dalam bekerjasama membangun sebuah kekuatan menghadapi problematika hidup,” tutupnya.

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00