• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

DPRD Sumbar Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial

15 October
20:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Padang : DPRD Sumbar dan Pemerintah provinsi setempat, menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial menjadi Peraturan Daerah (Perda) melalui Rapat Paripurna di ruang sidang utama DPRD Sumbar, Selasa (15/10/2019).

Rapat Paripurna dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Irsyad Syafar dihadiri oleh 41 anggota dewan, 10 anggota lainnya sedang melaksanakan dinas luar, dan sembilan lainnya izin karena ada tugas. Irsyad Syafar mengatakan Ranperda ini merupakan usul prakarsa DPRD yang dibahas secara detail oleh komisi lima. "Hari ini disahkan oleh Pemprov dan DPRD. Kita segera mendorong Pemprov percepat lahirnya Pergub dari Perda ini sebagai petunjuk teknis dan pelaksana," sebutnya. 

Ia mengatakan Perda ini berfungsi sebagai Perda payung sehingga mendorong kab/kota menindaklanjuti dalam membuat Perda ini. "Karena poin-poinnya berisi bagaimana penanggulangan penyelesaian penyandang permasalahan kesejahteraan sosial dan memanfaatkan potensi-potensi peningkatan kesejahteraan sosial individu kelompok yang memiliki peran berpartisipasi dalam menanggulangi permasalahan kesejahteraan sosial," ungkapnya. 

Ia menuturkan pembahasan soal Ranperda ini telah dilakukan oleh anggota DPRD sebelumnya. Akan tetapi periode sebelumnya, belum sempat disahkan karena masih menunggu hasil fasilitasi Kemendagri.

"Masalah kesejahteraan sosial yang masih dominan yakni persoalan lansia, anak jalanan, fakir miskin, anak terlantar korban kekerasan, dan migran yang mengalami korban kekerasan," tuturnya. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Alwis mengatakan Perda terkait penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial ini sangat baik dan didukung penuh. Ke depannya diharapkan penyelenggaraan kesejahteraan sosial lebih efisien dan tepat sasaran.

"Sebagai bentuk tanggungjawabnya, hal ini akan dialokasikan anggaran," ujarnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00