• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

Agriculture Bridge Cup (AgBC) Harus Jadi Kalender PB GABSI

29 September
19:17 2019
0 Votes (0)

KBRN, Padang : Kejuaraan terbuka Bridge tingkat nasional, Agriculture Bridge Cup (AgBC) ke lV, yang digelar 27 hingga 29 September 2019, di Kampus Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, Kota Padang, sukses terlaksana.

Pengurus Bidang Pembinaan Prestasi Pengurus Besar GABSI, Hendra Railis, menyebut, turnamen sangat baik, sebab tidak hanya mempertandingkan kelas umum dan senior, tapi juga kelas atau kategori junior.

"Turnamen ini sangat bagus, karena ada kategori juniornya, kategori di bawah usia 16 tahun. Tentu ini sangat bagus untuk menggenjot atlet muda dalam mengasah kemampuannya ditingkat nasional," ungkap Hendra Railis, usai penutupan Agriculture Bridge Cup (AgBC) ke lV, Minggu (29-09-2019).

Untuk kategori umum, Hendra menyebut, karena bertepatan dengan beberapa atlet nasional yang mengikuti ajang kejuaraan dunia Bridge, mengakibatkan beberapa atlet tersebut tidak dapat mengikuti ajang ini. Selain itu, juga ada beberapa klub yang tengah mengikuti Pelatda guna persiapan Kejurnas dan Pra PON.

Dekan Fakultas Pertanian Unand, Munzir Busniah yang menutup secara resmi turnamen mengatakan, ternamen merupakan capaian yang luar biasa terhadap Agriculture Bridge Fakultas Pertanian Unand. Sebab, dengan segala rintangan dan keterbatasan, sudah mencapai gelaran tahun ke empat.

“Tentu ini sangat spesial, apalagi juga bertepatan dengan rangkaian kegiatan Dies Natalis Fakultas Pertanian. Insya Allah dapat terus berlanjut, hingga tahun-tahun berikutnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Gabsi Sumbar, Rinold Thamrin mengapresiasi kegiatan yang sukses. Ke depan, kegiatan tidak hanya dijadikan kalender Gabsi Sumbar, namun juga sebagai kalender di Pengurus Besar Gabsi.

“Kita akan terus dukung. PB juga sudah mengapresiasi. Ini salah satu hasil dari kerja keras kita bersama,” pungkasnya.

Sebagai juara umum, diraih tim dari Kabupaten Sijunjung. Sementara di kelas usia di bawah 16 tahun, kejutan diperoleh dari tim Kota Sawahlunto, dengan atlet yang baru duduk di bangku kelas empat Sekolah dasar.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00