• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kesra Padang Gelar Penilaian Pengimplementasian ABS SBK

18 September
15:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Padang : Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Padang, sedang melakukan penilaian lomba pengimplementasian Adat Basandi Syara' Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK) tingkat kecamatan.

"Hari ini hingga empat hari ke depan kita tengah melakukan penilaian pengimplementasiaan ABS SBK di kecamatan. Tadi kita nilai Kelurahan Anduriang, dari Kecamatan Kuranji," ucap Kepala Bagian Kesra Setda Kota Padang Jamilus saat diseminasi informasi di Command Center, Balai Kota Padang, Rabu (18/9/2019).

Jamilus menjelaskan, penilaian ABS-SBK, telah memasuki tahun ketiga dan pihaknya sudah mengevaluasi kekurangan-kekurangan saat pelaksanaan, salah satunya tim penilai. Pada tahun ini pihaknya melibatkan LKAAM Sumbar, Bundo Kanduang Sumbar, UIN dan Unand.

Ia menyebutkan, sebelum pelaksanaan penilaian ABS-SBK, pihaknya telah melaksanakan sosialisasi kepada setiap kecamatan di awal tahun 2019. Kemudian, kecamatan menunjuk satu kelurahan sebagai perwakilan untuk melakukan presentasi dan ditinjau ke lapangan oleh tim.

"Kami mengharapkan penerapan ABS-SBK ini dapat berjalan di seluruh kelurahan dan kecamatan  yang ada di Kota Padang. Sebab tantangan generasi penerus kita itu luar biasa, jadi dengan ABS-SBK ini kami harapkan dapat mengantisipasi hal negatif," tuturnya. 

Lanjutnya, untuk aspek yang dinilai, tim penilai akan melihat daerah mana yang memang pelaksanaan ABS-SBK nya sudah berjalan dengan baik, seperti adat ketika ada kematian, adat ketika pelaksanaan pesta perkawinan. Setelah itu baru tim penilai akan melihat daerah yang memang terus memakai simbol-simbo adat. 

"Simbol adat itu seperti, apakah masih ada "Rumah Gadang" nya, tempat belajar adat, tempat randai, pakaian dan lainnya. Selanjutnya itu yang kita lihat itu kelembagaan adat di daerah tersebut," sebutnya. 

Jamilus menambahkan, meskipun Padang adalah ibu kota Provinsi Sumatera Barat yang akan menjadi kota maju dan modern. Akan tetapi adat istiadat, tetap dilestarikan, sebagai upaya untuk menyelamatkan generasi muda dimasa mendatang.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00