• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya

Lestarikan Seni Tradisional Lewat Alek Nagari

14 July
18:48 2019
1 Votes (4)

KBRN, Padang Pariaman : Untuk mengantisipasi tidak mudah hilangnya seni budaya di Minangkabau, Masyarakat di Nagari Sungai Asam Kecamatan 2 x 11 Enal Lingkung hingga tanggal 24 Juli mendatang menggelar berbagai perlombaaan seni budaya yang dikemas dalam Alek Nagari Sungai Asam.

Alek Nagari Sungai Asam Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung Padang Pariaman yang telah dibuka langsung oleh Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur pada tanggal 6 Juli lalu mendapat dukungan dari seluruh pemangku adat dan tokoh agama serta masyarakat setempat.

Hal tersebut terbukti sejak diresmikannya hingga sore ini berbagai kegiatan terus dilaksanakan. Selain, perlombaan Gandang Tasa, penampilan kesenian tradisional Ulu Ambek, Baindang dan penampilan kesenian dari berbagai sanggar yang ada di Kabupaten Padang Pariaman, Alek Nagari tersebut juga digelar kegiatan olahraga berburu babi. Alek Nagari ini terakhir di gelar pada tahun 1978.

“ya dari cerita datuak datuak terakhir Alek Nagari di Sungai Asam ini tahun 1978, sudah 41 tahun terdiam, kini kita bangkitkan lagi,”tutur Walik Korong Sungai Asam Anwar, di sela sela kegitan lomba berburu bagi pagi tadi, Minggu (14/07/2019).

Wali Korong Nagari Sungai Asam Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung Padang Pariaman Anwar kepada RRI mengatakan, digelarkanya Alek Nagari ini merupakan tantangan bagi generasi muda untuk melestarikan nilai-nilai seni budaya di Minangkabau//Menurutnya ini berawal dari ke khawatirannya terhadap pola tingkah laku para generasi muda sekarang  yang cendrung berprilaku negative.

“kita berharap bagaimana generasi muda untuk dapat kembali mencintai kesenian nagari ini,serta menghindari anak muda dari pergaulan bebas saat ini, seperti narkoba, tawuran, pencurian dan lain lainnya,”ujar Anwar.

Sementara  itu anggota Komisi 2 DPRD Sumatera Barat Siti Izati Aziz yang juga merupakan putra daerah nagari Sungai Asam mengapreasiasi terlaksananya Alek Nagari tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti inilah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, karena kesenian kesenian tradisional ini hampir di kenal lagi oleh masyarakat setempat.

“iven ini amat sangat dibutuhkan oleh masyarakat lokal, terutama sekali bagaimana mengangkat kembali budaya Minang yang hampir tidak dikenal lagi oleh masyarakat milenial, selain itu mempererat tali hubungan kekerabatan sesama anak nagari,”ujar Siti Izati Aziz.

Siti Izati Aziz berharap, nagari nagari yang ada di Sumatera Barat untuk dapat menggelar berbagai kegiatan untuk melestarikan seni budaya tradisional yang ada di masing masing nagarinya. Hal tersebut juga bertujuan untuk mendongkrak Pariwisata di Sumatera Barat.

“ya tidak saja di Nagari Sungai Asam, ini, nagari nagari di Kabupaten Kota lainnya agar dapat juga menggelar kegiatan serupa, selain memperkenalkan nagarinya, jua menambah kunjungan wisatawan ke Ranah Minang,”tambah Siti Iziati Aziz,(AR).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00