• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Peran Keluarga dalam Penanganan Kasus ODGJ

26 June
17:55 2019
0 Votes (0)

KBRN, Padang : Maraknya keberadaan gelandangan psikotik di jalanan menimbulkan kesan negatif di lingkungan sekitar. Terkait hal itu, perlu merangkul keikutsertaan berbagai pihak  dalam penanganan masalah sosial tersebut. Penanganan terhadap orang dengan gangguan jiwa tidak bisa dibebankan begitu saja kepada pemerintah daerah. Masing-masing pihak termasuk pihak keluarga mesti pro aktif dalam penanganan kondisi kejiwaan yang bersangkutan, sebagaimana diungkapkan Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Abdul Gafar kepada RRI, Rabu, (26/6/2019).  

Fakta yang ditemui di lapangan  pada umumnya menunjukkan,  minim  pengetahuan dan kesadaran  pihak keluarga dalam penanganan dan pemulihan   kondisi kejiwaan yang berangkutan. Diantara mereka banyak yang terlantar di jalanan tanpa diketahui pasti identitas dirinya.

''Perlu merangkul pihak keluarga agar pro aktif dalam penyelesaian masalah sosial yang menuntut keikutsertaan semua pihak, tanpa terkecuali,'' ujarnya kepada RRI.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Abdul Gafar menuturkan,  petugas di lapangan  selama ini cukup kewalahan mengidentifikasi orang-orang yang mengalami gangguan kejiwaan itu karena tidak tertutup kemungkinan ada diantaranya yang berasal dari luar Kota Padang, bahkan luar provinsi.  Untuk tahap pemulihan lebih lanjut, dibutuhkan identitas diri yang bersangkutan yang sepenuhnya menjadi tanggungjawab pihak keluarga. Hal lain yang tidak kalah penting adalah informasi yang selama dirasakan masih minim sehingga banyak  diantara masyarakat yang belum mengetahui prosedur dan mekanisme  penanganan orang dengan gangguan kejiwaan. Ketidaktahuan masyarakat atau pihak keluarga pada akhirnya memicu  sikap acuh dan kelalaian lainnya dalam penanganan kondisi kejiwaan  yang bersangkutan.

 

 

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00