• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Gaya Hidup

Lulusan UNP Dicetak Sebagai Pemberi Solusi Menghadapi Revolusi Industri 4.0

23 June
10:19 2019
1 Votes (4)

KBRN, Padang: Lulusan Universitas Negeri Padang (UNP) tidak saja dituntut mampu beradaptasi dengan masyarakat, namun juga hadir sebagai pemberi solusi terhadap masalah yang muncul di tengah masyarakat, khususnya yang merupakan dampak dari kemajuan teknologi industri generasi keempat.

“Revolusi industri 4.0 mengakibatkan disrupsi hampir di seluruh sendi kehidupan masyarakat. Kalau masyarakat tidak siap, mereka terlindas. Lulusan UNP harus membantu masyarakat menghadapi revolusi industri ini,” ungkap Rektor UNP, Profesor Ganefri di hadapan 9 ratusan lulusan UNP, di Auditorium UNP, Minggu siang (23/6/2019).

Ganefri menilai, banyak hal baru yang muncul, dan seringkali hal itu dianggap sebagai masalah dan tantangan. Apalagi ketika masyarakat tidak mengikuti perubahan industri. Untuk itu, mahasiswa UNP dididik sebagai orang yang mampu menganalisa perkembangan ke depan, sehingga sejak awal telah mampu melahirkan formula jitu menghadapi perubahan yang signifikan.

“Beban mahasiswa UNP jika sudah lulus, harus mencerdaskan masyarakat agar tidak gagap menghadapi perubahan. Mahasiswa tidak sekadar dipacu untuk mencapai indeks prestasi kumulatif, itu masa lalu. Saat ini mahasiswa dibekali keahlian berkomunikasi, literasi tentang perkembangan teknologi informasi, kemampuan memimpin, dan cara berpikir kritis,” ulasnya.

Menurut Ganefri, gelombang revolusi industri generasi ke empat diprediksi mengancam 130 juta milenial kehilangan atau tak mendapat pekerjaan jika tidak mampu beradaptasi dengan cepat. Untuk itu, UNP tidak hanya mendidik siswa menjadi pekerja yang berkualitas, namun menyiapkan menjadi generasi wirausaha.

“Enterpreneurship kita bangun terus di bangku perkuliahan. Sejak mahasiswa ditempa untuk berani melahirkan industri kreatif yang berbasis teknologi. Oleh karena itu, kurikulum di UNP juga terus dibenah,” bebernya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00