• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak 2017

Kotak Suara Terbakar di Pesisir Selatan, KPU : Tidak Perlu PSU

23 April
10:25 2019
0 Votes (0)

KBRN, Padang; KPU Kabupaten Pesisir Selatan memastikan tidak menggelar pemungutan suara ulang (PSU), menyusul terbakarnya 19 kotak suara yang tersimpan di Aula Kantor Kecamatan, Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Senin (22/4/2019).

Ketua KPU Pesisir Selatan Epaldi Bahar menjelaskan, dari 19 kotak yang terbakar, yang benar-benar hangus 10 kotak suara. Datanya belum selesai direkap. Namun, KPU bersama Bawaslu dan pimpinan partai politik di Pesisir Selatan menyepakati untuk tidak melaksanakan PSU.

“Tidak perlu PSU. Sebab kejadian itu tidak menjadi syarat PSU, sesuai dengan Pasal 372 Undang-undang tentang Pemilu. Di tingkat kecamatan hanya tinggal rekapitulasi, tidak menghitung surat per surat. Hasil Pemilu di TPS sudah disalin ke formulir C1 plano yang dimiliki oleh petugas KPPS, pengawas, dan saksi-saksi partai politik dan calon yang hadir. Data itu yang kita rekap lagi,” ungkap Epaldi pada RRI Padang, Selasa (23/4/2019).

Epaldi mengungkapkan, rekapiltulasi suara di Kecamatan Koto XI Tarusan yang sempat terhenti, kini dilanjutkan kembali. Harapannya tahap rekapitulasi di tingkat kecamatan di Pesisir Selatan bisa tuntas sebelum 4 Mei.

“Pesisir Selatan ada 15 kecamatan. Karena insiden kebakaran ini, di Koto XI Tarusan rekapitulasinya sempat dihentikan. Sekarang semuanya jalan lagi. Kalau tidak ada kendala lagi, paling lambat 4 Mei selesai,” ujarnya.

Sebelumnya, Senin (22/4/2019) dini hari, sekira pukul 01.00 WIB, terjadi kebakaran di Aula Kantor Camat Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Di ruangan itu terdapat 785 kotak suara dari 157 TPS. Api bisa dipadamkan cepat oleh masyarakat dan petugas. Sebanyak 19 kotak suara terbakar, 10 diantaranya hangus. Terkait hal itu Polres Pesisir Selatan melakukan pendalaman, untuk memastikan apakah ada unsur kesengajaan atau hanya kelalaian.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00