• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Tunggakan Iuran Peserta JKN Mandiri di BPJS Padang Capai Rp70 M

11 December
15:06 2018
0 Votes (0)

KBRN, Padang; BPJS Kesehatan Cabang Padang mencatat, jumlah tunggakan iuran pembayaran peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga November 2018 mencapai Rp70 m. Sementara dari sisi penerimaan iuran, jumlahnya sebanyak Rp260 m.

"Jumlah tunggakan peserta itu di wilayah kerja BPJS Kesehatan Padang. Meliputi Kota Padang, Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Kepulauan Mentawai," ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang, Asyraf Mursalina, di Padang, Selasa (11/12/2018).
Asyraf Mursalina merinci, tunggakan terbesar dari peserta mandiri, yang totalnya Rp61 m. Kemudian dari badan usaha Rp2 m. Sisanya pembayaran dari Pemda.

"Kalau tunggakan Pemda tidak masalah, karena itu hanya masalah waktu. Sebab Pemda itu selama ini sangat membantu BPJS. Mereka bayar dua tahap. Tahap pertama di awal tahun dibayar 10 bulan, sisanya akhir tahun 2 bulan," bebernya.

Asyraf Mursalina menjelaskan, tunggakan yang patut menjadi perhatian yakni dari peserta mandiri. Sebab, mulai 18 Desember 2018, aturan pembayaran tunggakan iuran peserta berubah, menjadi lebih berat. Hal itu ditujukan agar peserta JKN lebih tertib dalam melaksanakan kewajiban membayar iuran. Aturan baru yakni Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 yang efektif berlaku bulan ini. Satu hal yang baru pada regulasi itu yakni tata cara pembayaran tunggakan iuran. 

“Contohnya, peserta yang menunggak iuran JKN selama 30 bulan, maka berdasar peraturan yang berlaku sebelumnya, diharuskan membayar iuran tertunggak sebanyak 12 bulan dan ditambah 1 bulan iuran bulan berjalan. Namun, terhitung 18 Desember 2018, peserta yang menunggak 30 bulan, akan ditagih iuran tertunggaknya sebanyak 24 bulan dan ditambah 1 bulan iuran bulan berjalan,” kata Asyraf.

Untuk itu, Asyraf mengimbau peserta JKN mandiri agar tertib membayar kewajiban iuran.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00