• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Masyarakat Sumbar Sangat Butuh Ilmu Gizi

30 October
13:54 2018
0 Votes (0)

KBRN, Padang; Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengatakan, masalah gizi di daerah tak sekadar kekurangan gizi. Ternyata ada masalah lain yang bermunculan akibat ketidakseimbangan gizi yang diberikan pada anak. 

“Akibat masalah gizi masih terus dirasakan masyarakat. Baik stunting (perawakan pendek), wasting (gizi buruk) serta overweight (obesitas). Kondisi itu sangat membutuhkan sentuhan layanan gizi dari tenaga kesehatan tentang bagaimana pengaturan konsumsi yang tepat,” ungkapnya ketika membuka pelatihan asuhan gizi dan dietetik (PAGD) VI di Padang, Selasa (30/10/2018).

Menurut Irwan, pelatihan gizi sangat membantu menyelesaikan permasalahan yang menjadi momok dikalangan masyarakat. Sebab, masyarakat tidak begitu mengerti tentang ilmu dietetik atau praktik penerapan ilmu dan seni pengaturan macam, serta jumlah makanan berdasar kondisi kesehatan, kebutuhan gizi dan keadaan ekonomi.

“Ilmu tentang dietetik ini yang perlu disebarkan ke masyarakat. Sebab di Sumbar dulu pernah ada kasus anak obesitas yang sampai kesulitan bernafas. Artinya tak hanya gizi buruk ancamannya. Mutu gizi masyarakat sangat penting diperhatikan untuk melahirkan generasi sehat,” ulasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPP Asosiasi Dietisien Indonesia (AsDI),  Miranti Gotawa mengatakan, selaku perkumpulan dietisien atau perkumpulan ahli gizi, AsDI bertanggungjawab melatih tenaga kesehatan terutama tenaga gizi seperti dietisien dan nutrisionis dalam meningkatkan mutu pelayanan gizi berbasis standar nasional akreditasi rumah sakit.

“Permasalahan gizi saat ini sedang marak, sehingga diperlukan pelatihan untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Acara pelatihan ini merupakan upaya dalam mencapai standar tersebut, dengan cara  pengembangan sumber daya manusianya,” jelasnya.

AsDi yang berada dibawah naungan Persatuan Ahli Gizi Indonesia mengadakan pelatihan gizi selama empat hari di Padang, mulai Selasa 30 Oktober-Jumat 2 November 2018. Kegiatan itu diikuti 457 peserta  dari berbagai daerah di Indonesia. Hadir dalam acara itu Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan, Kepala Persatuan Rumah Sakit se-Indonesia.

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00