• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Press Release

Narkoba dan Pendidikan Rumah Tangga Prajurit TNI AL

3 July
21:31 2018
0 Votes (0)

KBRN, Padang : Peredaran narkoba dewasa ini dinilai makin mengkhawatirkan. Terkait dengan hal itu, Komandan Pangkalan Utama TNI AL - Danlantamal II,  Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman pada acara tatap muka dan Halal Bihalal dengan anggota Jalasenastri Lantamal II, Selasa, (3/7/2018) mengingatkan  anggota Jalasenastri  Lantamal II agar  selektif  dalam pengawasan anak di lingkungan rumah tangga. Berbagai upaya ditempuh guna menjauhkan anak serta keluarga dari pergaulan bebas yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, selaku seorang istri, anggota Jalasenastri memiliki peran penting dalam  lingkungan rumah tangga.

''Baik buruknya kualitas Sumber Daya Manusia - SDM yang dihasilkan, tergantung pendidikan dalam rumah tangga. Demikian halnya  pribadi atau karakter yang ditonjolkan dalam diri prajurit TNI AL, juga  dipengaruhi   suasana lingkungan dalam rumah tangga sehingga dapat diartikan,  keluarga memiliki peran dominan yamng tidak bisa dikesampingkan,'' ujarnya kepada RRI.

Dalam berbagai kesempatan, Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman memberikan penyuluhan kepada anggotanya, agar senantiasa menjalankan kedisiplinan dan menjauhi perilaku yang menyimpang dari ketentuan hukum. Tidak ada ampunan atau pun  istilah toleransi  bagi prajurit yang secara hukum  terbukti melanggar aturan. Untuk narkoba, yang bersangkutan ditindak tegas dan diberhentikan secara tidak hormat dari kesatuan. Nasib serupa menimpa salah seorang prajurit Lantamal II yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Setelah melewati serangkaian proses hukum  di mahkamah militer, yang bersangkutan jelas Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman dihukum satu tahun penjara dan langsung dipecat dari kesatuan. Terkait dengan kejadian tersebut, organisasi istri prajurit TNI Angkatan Laut dituntut mampu menjalankan peran strategisnya di lingkungan rumah tangga.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00