Oknum Pegawai Bank Bukopin Sidoarjo Gelapkan Dana Nasabah Rp7 Milyar

Back

KBRN, Sidoarjo : Polres Sidoarjo menetapkan Bambang Isa Kristanto (40th), pegawai  Bank Bukopin Cabang Sidoarjo sebagai tersangka.

KBRN, Sidoarjo : Polres Sidoarjo menetapkan Bambang Isa Kristanto (40th), pegawai  Bank Bukopin Cabang Sidoarjo sebagai tersangka. Pria yang menjabat Account Officer Bank Bukopin Cabang Sidoarjo itu diduga membobol uang pembayaran kredit dari Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) Tani Mulya, Prambon sebesar Rp7 miliar.

Modus pelaku dengan memalsukan tanda tangan Ketua KPTR Tani Mulya H. Kastolan untuk mengambil uang pembayaran kredit. Kasus ini masih dalam penyelidikan Unit Tipikor Reskrim Polres Sidoarjo.

Kasus ini bermula ketika KPTR Tani Mulya mengajukan kredit ketahanan pangan dan energi dari Bank Bukopin Cabang Sidoarjo sebesar Rp10 miliar. Kredit yang dicairkan tanggal 2 Juni dan 4 Oktober 2010 dengan bunga 12 persen dan jatuh tempo 31 Desember 2011.

Namun oleh KPTR Tani Mulya, pokok maupun bunga dilunasi tanggal 6 Juli dan 1 November 2011 masing-masing Rp5.379.209.700 dan Rp395.812.550 dan dimasukkan rekening atas nama KPTR. 

"Pokok maupun bunga dibayar oleh KPTR dibayar sebelum jatuh tempo," ujar Kasat Reskirm Polres Sidoarjo AKP Andi Sinjaya melalui Kanit Tipikor IPTU Stevi Arnold Rampengan, Selasa (13/11/2012).   

Mengetahui KPTR membayar pokok dan bunga sebelum jatuh tempo, pelaku memanfaatkan momen itu. Dia memalsukan tanda tangan H Kastolan untuk mencairkan uang di rekening KPTR yang seharusnya untuk membayar kredit.

Pelaku mencairkan uang pembayaran kredit itu sebanyak 20 kali sejak 7 Juli sampai 4 November 2011. Pelaku yang tahu seluk beluk perbankan dan posisinya yang mengurusi keuangan kredit, dengan leluasa mengambil uang di rekening KPTR Tani Mulya.

Terbongkarnya aksi pembobolan uang kredit itu saat pihak bank melakukan audit. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polres Sidoarjo.

Setelah dilakukan penyelidikan polisi menetapkan Bambang Isa Krsitanto sebagai tersangka.Polisi juga menyita cek yang diduga speciemennya dipalsukan oleh pelaku. Sebanyak 20 lembar cek dan 12 slip setoran dijadikan barang bukti. Polisi juga sudah memeriksa tiga orang. (Suharjo/DS/WDA)