• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Bupati Aceh Barat Ajak Masyarakat Teladani Teuku Umar

11 February
10:02 2020

KBRN, Meulaboh: Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, mengadakan upacara serta kenduri rakyat di lokasi makam pahlawan nasional Teuku Umar sebagai rangkaian kegiatan memperingati hari syahid atau haul Teuku Umar ke - 121 tahun 2020.

Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Aceh Barat, Ramli MS, dihadiri Komandan Korem 012/ Teuku Umar, Dandim 0105/ Aceh Barat, serta pejabat dari Kepolisian Aceh Barat dan Forkopimda.

Melalui momentum peringatan syahid Teuku Umar tersebut, Ramli, MS mengajak semua komponen masyarakat meneladani sosok pahlawan berdarah Aceh itu, untuk mengisi pembangunan daerah mau pun nasional agar lebih baik.

“Momentum dengan tema “Mari Kita Tingkatkan Jiwa Patriot Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara” mari sama - sama kita teladani sosok Teuku Umar ini. Perjuangan beliu sangat mulia untuk agama, bangsa dan negara sehingga saat ini kita menikmati rasa kemerdekaan itu," katanya saat diwawancarai RRI di lokasi makam, Selasa (11/2/2020).

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan gelar penghargaan pahlawan nasional kepada Teuku Umar pada 1973, pemberian gelar kehormatan itu menjadi satu kebanggaan besar bagi masyarakat Aceh.

Ramli mengharapkan, perhatian lebih dari pemerintah pusat kepada makam pahlawan nasional tersbeut sehingga ada pembangunan yang lebih baik, agar setiap pengunjung yang datang ke lokasi akan merasa lebih nyaman dan pengunjung benar - benar merasakan suasana berada di lokasi makam pahlawan nasional.

"Pemerintah pusat kita harapkan memberikan perhatian lebih, terhadap kondisi makam pahlawan nasional di Aceh Barat ini. Kalau dana daerah tidak memungkinkan, kita daerah hanya bisa merawatnya, kalau pembangunan dari pusat," imbuhnya.

Teuku Umar, adalah pahlawan nasional asal Aceh yang mengusir penjajah Belanda dengan taktik perangnya berpura-pura menyerah dan bersekutu, dia meninggal setelah ditembak oleh tentara Belanda pada 11 Februari 1899 di Suak Ujong Kalak, Meulaboh.

Masyarakat dari seluruh penjuru Tanah Air, bahkan dari luar negeri berkunjung ke lokasi makam yang menjadi objek wisata relegi di Aceh itu, perhatian pemerintah pusat diharapkan bisa lebih memperhatikan kondisi makam pahlawan nasional itu.(Dimas Fuady)

00:00:00 / 00:00:00