• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pemkab Aceh Barat Pertemukan Pengemuka Agama

11 November
22:11 2019
1 Votes (1)

KBRN Meulaboh: Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Barat menggelar Rapat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai upaya memperkuat hubungan dengan mempertemukan pengemuka agama.

Kegiatan tersebut berlangsung, Senin (11/11/2019) di ruang rapat Bupati Aceh Barat Ramli MS, dihadiri Dandim 0105 Aceh Barat, perwakilan Kapolres,  Ketua MPU, Ketua MAA serta perwakilan dari agama Islam, Kristen, Protestan, Katolik dan Budha.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh Barat, Desrizal Eddy, S.Sos dalam laporannya menyampaikan, tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut adalah agar terciptanya kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Aceh Barat.

Selain itu juga untuk memberikan masukan dan rekomendasi kepada Bupati Aceh Barat dan unsur Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) sebagai bahan kebijakan terkait dengan kerukunan umat beragama di Kabupaten Aceh Barat.

Bupati Aceh Barat dalam sambutannya menyampaikan, melalui pertemuan itu akan tercapai tujuan dibentuknya FKUB, untuk menyatukan pandangan dalam membangun silaturrahmi dan kebersamaan dalam membina kerukunan umat beragama. 

"Kehadiran Syariat Islam adalah untuk menghargai penganut agama lain, sehingga kerukunan antar umat beragama di Aceh Barat dapat berjalan dengan baik dan damai seperti yang kita rasakan seperti saat ini" kata Bupati.

Ia menuturkan bahwa Islam adalah agama yang damai dan sangat toleransi, hal tersebut sesuai dengan yang Nabi Muhammad SAW contohkan, dalam sejarah tercatat sangat menghargai keberagaman baik antar suku mau pun agama.

Langkah yang pertama kali dilakukan Nabi Muhammad ketika sampai di Madinah adalah mempersatukan masyarakat yang mempunyai latar belakang berbeda, baik agama maupun etnis, selain mempersatukan kaum Muhajirin dengan Anshar. Setelah itu, Nabi mengadakan perjanjian atas dasar kesatuan dan kebebasan Bergama dalam sebuah perjanjian yang dikenal dengan Piagam Madinah.

Pada kesempatan tersebut Bupati Aceh Barat H. Ramli. MS meminta kepada pemeluk agama minoritas di Aceh Barat untuk melaporkan kepada dirinya apabila mendapatkan intimidasi atau gangguan dalam menjalankan ibadah.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00