• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Ditemukan Kerangka Manusia Diduga Korban Tsunami di Aceh Barat

10 November
14:46 2019
1 Votes (1)

KBRN Meulaboh: Warga Desa Suak Nie, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, menjadi heboh dengan ada peristiwa penemuan kerangka manusia yang diduga merupakan korban gempa tsunami menerpa Aceh 15 tahun silam.

"Saya sedang mencangkul di kebun, terlihat ada kantong, setelah saya buka ternyata ada tulang - tulang seperti kerangka manusia dan ada tengkorak," kata Usman Said (43) penemu kerangka itu kepada wartawan, Minggu (10/11/2019).

Sosok mayat ini awalnya ditemukan Usman Said warga Desa Suak Nie, saat membersihkan lahan miliknya pada Jum'at 8 November 2019 sekira pukul 17.00 WIB, namun saat itu ia tidak berani berbuat apapun.

Usai ditemukan, Usman kemudian langsung pulang untuk memberitahukan kepada Kepala Dusun, selanjutnya meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Barat untuk membantu evakuasi mayat tersebut. 

Setelah menerima laporan warga, PMI bersama Babinsa dan sejumlah warga Minggu siang ini langsung turun ke lokasi mengevakuasi kerangka mayat tersebut yang kemudian dikebumikan kembali di pemekaman umum.

Pengurus PMI Aceh Barat, Romi Saputra Jaya, kepada wartawan menjelaskan, pihaknya turun setelah menerima informasi dari masyarakat, pihaknya berkoodinasi dengan tim relawan PMI yang kemudian langsung turun ke lokasi.

"Kita menemukan satu kerangka manusia di Gampong Suak Nie, untuk sementara kita belum dapat pastikan apakah korban tsunami dan jenis kelamin kerangka manusia ini, tapi sepintas masih ada kaos warna merah," jelasnya.

Romi menjelaskan, pihaknya belum dapat memastikan kerangka tersebut berjenis kelamin laki - laki atau perempuan karena kondisinya hanya tersisa tulang - tulang dan tengkorak.

Kerangka tersebut dievakuasi ke lokasi kantor Desa Suak Nie, sesaat kemudian dikebumikan kembali di pemakaman umum desa setempat. Pada kerangka itu masih melekat kaos merah sudah rapuh dan berlambang partai.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00