• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pendidikan Dan Teknologi

Rektor UTU Paparkan Keterbukaan Informasi di KIP

16 October
13:12 2019
1 Votes (1)

KBRN Meulaboh: Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Prof Dr Jasman J Ma'ruf, memaparkan penyelenggaraan keterbukaan informasi yang dilaksanakan Komisi Informasi Pusat (KIP) yang diikuti oleh berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

"Sebagai kampus yang memiliki visi sebagai sumber inspirasi dan referensi, maka sudah barang tentu inovasi yang menghasilkan informasi mutlak diperlukan," kata Rektor UTU dalam pers rilis diterima RRI di Meulaboh, Rabu (16/10/2019).

Didampingi Ketua Unit Pelaksana PPID UTU, Aduwina, S.Sos. M.Sc dijelaskan,  kegiatan tersebut mengikut sertakan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) UTU dalam monitoring dan evaluasi tentang penyelenggaraan keterbukaan informasi, berlangsung di Hotel Mercure, Jakarta Batavia, Selasa 15 Oktober 2019.

Prof. Dr. Jasman memaparkan berbagai proses penyelenggaraan keterbukaan informasi di lingkungan UTU serta memaparkan inovasi yang telah dilakukan oleh PPID UTU dan inovasi yang akan diterapkan.

"Di UTU, Rektor sendiri memimpin reformasi layanan informasi publik, bersama PPID yang ditunjuk, setiap bulan mengevaluasi kemajuan dan mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi," jelasnya lagi.

Untuk mencapai layanan informasi kepada masyarakat, selain penguatan internal lewat integrasi pengelola website universitas dan fakultas, juga sejumlah kolaborasi dengan masyarakat dilakukan oleh UTU. 

Dua inovasi kolaborasi yang dipaparkan Rektor mendapat sambutan positif dari komisioner dan dewan penilai, yaitu kolaborasi pengedaran 10.000 eks majalah UTU.News setiap bulannya yang disisipkan ke Koran harian Serambi Indonesia, Selain itu, UTU berkolaborasi dengan RRI Pro 2 Meulaboh dalam program "UTU Menyapa" yang disiarkan setiap hari selasa. 

"Tidak semua masyarakat terkoneksi internet, maka kami menyebarkan informasi tentang UTU lewat majalah UTU.News berkolaborasi dengan Harian Serambi Indonesia dan program "UTU Menyapa" berkolaborasi dengan RRI. Kedua bentuk kolaborasi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, bahkan kita bisa interaktif lewat radio RRI Meulaboh." Ujar Prof. Jasman.

Pada presentasi yang dilakukan dihadapan ketiga penilai, yakni Cecep Suryadi, Danardono Siradjudin dan Dr. Fal Harmonis  juga dipaparkan bahwa salah satu dampak nyata dari keterbukaan yang telah dilakukan UTU adalah berbagai capaian prositif. 

Saat ini persentase mahasiswa dari luar Aceh (Jawa, kalimantan dan Sumatera) mencapai 22 persen dan trennya meningkat dari tahun ke tahun, kemudian termasuk pelaporan LHKPN 100 persen.

"Ini partisipasi perdana UTU dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) KIP, harapannya UTU menjadi salah satu perguruan tinggi yang masuk dalam kategori cukup informatif," harapnya.

Ketua KIP RI Gede Narayana, mengatakan bahwa dalam keterbukaan informasi, KIP menggalakkan semua lembaga, salah satunya perguruan tinggi untuk mengoptimalisasi penyelenggaraan keterbukaan informasi bagi publik. 

"Kami ingin perguruan tinggi bisa menjadi contoh dalam pelaksanaan penyelenggaraan keterbukaan informasi publik. Dengan kegiatan semacam ini, keterbukaan informasi publik di berbagai lembaga dan khususnya perguruan tinggi bisa lebih meningkat," pungkasnya.

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00