• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pemkab Aceh Barat Dukung Realisasi Qanun Pemuda Gampong

13 October
12:33 2019
1 Votes (1)

KBRN Meulaboh: Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Diparbudpora) mendukung realisasinya Qanun Gampong yang menempatkan peran pemuda memajukan gampong.

"Qanun gampong ini merupakan gagasan yang sangat baik untuk direalisasi, kami akan mengupayakan ini masuk dalam pembahasan anggaran tahun mendatang," kata Kadisparbudpora Aceh Barat, Khairuman, S.Pd, Sabtu (12/10/2019).

Hal itu disampaikan saat kegiatan fasilitasi bhakti sosial kepemudaan di Gampong Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, kegiatan ini menghadirkan pemateri dari unsur kepemudaan, akademisi, tenaga kesehatan dan BNK.

Khairuman, menilai, keberadaan pemuda gampong, saat ini masih sangat dilematis karena tidak ada regulasi yang jelas sehingga menjadikan keberadaan pemuda tidak tentu arah dalam beraktivitas memajukan gampong.

"Peran pemuda yang pada dasarnya bisa turut aktif dalam konteks intelektual dan pekerjaan fisik, terhambat oleh karena tidak dapatnya dialokasikan dana terhadap kinerja tersebut," jelasnya lagi. 

Bahkan tidak adanya regulasi, menjadikan peran pemuda yang potensial dapat diabaikan keberadaannya, maka dari itu, Aceh Barat semestinya lebih sadar terkait persoalan ini untuk dilakukan tindakan yang komprehensif dalam menanganinya.

Kepala Dinas Diparbudpora, ini menyampaikan apresiasi yang mendalam terkait peran pemuda dalam memajukan daerah, namun peran tersebut diwujudkan melalui kesertaan disetiap aktivitas gampong yang direalisasi melalui anggaran yang ada.

Di sela - sela kegiatan tersebut juga dilaksanakan diskusi panel yang bertujuan untuk  pertukaran gagasan publik dari masyarakat kepada ahli, terkait realitas sosial dan peran kepemudaan di gampong tersebut.

Dosen Univesitas Teuku Umar, Muhammad Yunus, sebagai narasumber dalam diskusi panel itu menyampaikan bahwa, qanun gampong ini sangat penting direalisasikan, karena peliknya problematika sosial kemasyarakatan sangat membutuhkan kehadiran pemuda untuk mengatasinya. 

"Hal ini tidak saja dapat mendukung efektivitas kinerja aparat gampong, tetapi juga bisa membangun transformasi pemikiran pemuda yang produktif dalam memajukan daerahnya," demikian Muhammad Yunus.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00