• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Sebagian Nelayan Aceh Barat Tidak Lagi Buat Ritual Kenduri Laot

12 October
13:21 2019
1 Votes (1)

KBRN Meulaboh: Sebagian nelayan tradisional di wilayah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh sudah tidak lagi menggunakan cara - cara lama atau ritual pelepasan sesajen dalam acara kenduri Laot atau kenduri laut nelayan.

"Kami tidak lagi menggunakan cara seperti nelayan zaman dulu melepas sesajen dalam ritual kenduri laot. Saat ini kegiatan lebih difokuskan di darat seperti pengajian, penyantunan dan sebagainya," kata Hamdani (46) Panglima Laot Lhok Pangong, Aceh Barat, kepada RRI, Sabtu (12/10/2019).

Bila berbicara nelayan Aceh zaman dahulu, melaksanakan Kenduri Laot dengan kegiatan ritual dan keagamaan, hingga pelepasan sesajen seperti nasi bubur tujuh lapis ke laut dan di sana mereka berdoa bersama dalam boad/ sampan.

Sementara di darat juga dilaksanakan kenduri rakyat nelayan, yakni mengundang seluruh keluarga nelayan dan penyantunan anak yatim keluarga nelayan sebagai bentuk syukur atas keselamatan dan melimpahnya rezeki setiap tahun.

"Saat ini kami menyesuaikan dengan pemahaman ajaran Islam yang sesuai dengan saat ini. Tapi makna sangat penting adalah kegiatan ini sebagai bentuk syukur dan silaturrahmi keluarga nelayan dengan semua unsur terkait," tambahnya lagi.

Nelayan Lhok Pangong, dalam pertemuan seremonial kenduri laot ini menyampaikan beberapa keluhan kepada pihak pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya, terutama soal pendangkalan muara jalur masuk kapal nelayan.

Kemudian persoalan rumitnya proses pengurusan administrasi kelengkapan kapal nelayan yang terkesan dipersulit oleh Pemda Aceh Barat dan terakhir persoalan tidak tercukupinya kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar untuk nelayan.

"Melalui pertemuan ini kami sampaikan dengan harapan dapat diambil solusi oleh kepala daerah dan pemangku kebijakan lain untuk membantu nelayan yang sangat letih melaut, jangan lagi dipersulit sampai di darat," tambah Kaslizar (51) salah seorang nelayan lain.

Acara yang berlangsung di lokasi Pasar Ikan Desa Pangong itu, dihadiri Dandim 0105/ Aceh Barat, Asisten II Setdakab Aceh Barat, DKP, Panglima Laot, Danpos AL Meulaboh, Kasatpol Airut, Kapolsek Johan Pahlawan, Danramil JP, nelayan dan masyarakat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00