• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Mantan Kabid Dinas Pertanian Ditangkap Korupsi Dana Program Kedelai

18 September
17:47 2019
0 Votes (0)

KBRN Meulaboh: Aparat Kepolisian Aceh Barat, Polda Aceh menangkap mantan Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan Dinas Pertanian Aceh Barat,  berinisial TA karena diduga melakukan korupsi dana program Swasembada kedelai 2016.

Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Prakasa, menyampaikan penangkapan tersebut berdasarkan bukti serta hasil audit dari tim audit pemerintah yang menemukan ada indikasi kerugian Negara sebesar Rp465 juta lebih.

"TA diduga keras melakukan tindakan korupsi bantuan program pemerintah dengan sumber dana APBN untuk program pengembangan Kedelai bantuan pemerintah tahun 2016," katanya dalam konferensi pers di Mapolres, Rabu (18/9/2019) sore.

Didampingi Kasat Reskrim Iptu M isral dan Kabag Ops Kompol Masril, dijelaskan, Dinas Pertanian pada 2016 mengelola dana bantuan pemerintah swasembada kedelai sumber APBN senilai Rp775.000.000.

AKBP Bobby menjelaskan, bahwa dana tersebut diperuntukkan kepada 47 kelompok tani dengan luas tanam keseluruhan 500 hektare, dengan nilai per hektare Rp1.550.000 dikirimkan langsung ke rekening kelompok tani.

"Berdasarkan laporan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh ada indikasi kerugian Negara dalam perkara ini sebesar Rp465.828.364," jelasnya kepada wartawan.

Lebih lanjut dijelaskan, tersangka melakukan pengutipan dana bantuan pemerintah yang telah masuk rekening kelompok tani penerima, kemudian membelanjakan benih kedelai dan pupuk jenis rhyzobium, herbisida, humagold dan agrobost.

Aparat Kepolisian Aceh Barat juga mengamankan barang bukti berupa buku rekening dari setiap kelompok tani, kwitansi pengambilan uang untuk semua yang dibelanjakan serta beberapa dokumen penting lainnya.

Tersangka TA dikenakan pasal 2 ayat 1 pasal 3 Undang - Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke - 1e KUHPidana.

"Sesuai Undang - Undang di atas tersangka mendapat ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat empat tahu penjara dan paling lama 20 tahun penjara," demikian AKBP R Bobby.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00