• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Bencana Hari Ini di Aceh, Karhutla Hingga Pohon Tumbang

12 July
17:50 2019
2 Votes (3)

KBRN Meulaboh: Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan, bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda 12 kabupaten di Provinsi Aceh, dengan luas lahan terbakar telah mencapai 121,04 hektare.

"Sejak 5 Juli sampai saat ini sudah terjadi karhutla yang terjadi di 12 kabupaten/ kota, 25 kecamatan dengan luas 121,04 hektere," kata Kepala Pelaksana BPBA H T Ahmada Dadek, dalam laporan tertulis diterima RRI, Jum'at (12/7/2019).

Dengan upaya keras semua pihak terkait di daerah, kondisi terkini api di lahan gambut kering yang terbakar sudah berhasil dipadamkan dengan tingkat capaian 90 persen, namun tidak dapat dipastikan api tersebut tidak muncul kembali.

Ada beberapa kabupaten di Aceh yang paling parah dilanda karhutla, terutama Kabupaten Aceh Barat dengan luas 55,5 hektare, pihak terkait masih terus melakukan upaya pemadaman, terutama pada titik lokasi yang belum padam total.

"Kami mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan membakar, demikian juga tim rescue, BPBD, kepala desa lebih meningkatkan kewaspadaan mencegah karhutla di daerah masing - masing," jelasnya.

Hari ini juga ada laporan dari BPBD Aceh Besar, terjadi pohon tumbang pukul 15.30 WIB di Jalan Seulimum - Jantho dan Lintas Seulimum - Lamteuba, kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas di lintasan tersebut terganggu.

"Akibat hujan yang disertai angin kencang telah mengakibatkan terjadinya beberapa pohon yang berukuran besar dan sedang, tumbang ke atas badan jalan lintas Seulimum arah ke Jantho," tulis Dadek.

Kejadian serupa juga terjadi di lintas Seulimum, arah menuju ke Kemukiman Lamteuba, dalam kejadian tersebut juga telah mengakibatkan beberapa rumah warga yang atapnya terbang akibat terhempas oleh angin.

"BPBD Kabupaten Aceh Besar menurunkan tim untuk melakukan pembersihan material   pohon tumbang diatas badan jalan pada dua lokasi tersebut. Turut dibantu TNI, Polri dan pihak - pihak lainnya," demikian Ahmad Dadek.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00