• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kakak Beradik di Tapanuli Selatan Makan Sabun

26 February
18:23 2020
0 Votes (0)

KBRN, Medan: Tiga orang kakak beradik di Desa Muara Tais 2, Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumut, memiliki kebiasaan mengonsumsi sabun. Ketiga orang kakak beradik adalah  N (10), J (8) dan A (4) kerap memakan sabun bersama - sama.

Kebiasaan aneh yang dilakukan A yang juga adik terkecil mengalami sakit dan dilarikan ke puskesmas oleh pihak Kecamatan Muara Tais 2, pada Rabu (19/2). Selain itu N dan J juga diperiksa kesehatannya. "A sakit karena ususnya kecil, masih balita, masuk bahan kimia dia makan sabun, gak tahan usus itu, maka dia (A) drop," ujar Camat Angkola Muara Tais Fadli Harahap, Rabu (26/2/2020).

Setelah diselidiki, kata Fadli ternyata ke tiga kakak beradik  itu memakan sabun karena tidak adanya pengawasan orang tua. Kedua orang tua mereka berpisah beberapa tahun lalu, akibatnya mereka tidak terurus. Kata Fadli ayah mereka megalami stres sedangkan sang ibu pergi tidak ada kabar. "Kontrol orang tuanya kurang, lalu si kakak ngajarin adiknya makan sabun. Akhirnya fisik adeknya lemah itu jadi sakit," ujar Fadli.

Selama ini kata Fadli, ketiga  kakak beradik itu hidup dari bantuan keluarga dan tetangganya. "Orangtunya, dibilang gak cerai tapi sudah beberapa tahun pisah, artinya kalau cerai ada putusan pengadilan. Tapi keduanya sudah ngak bersama lagi. Dapat  kabar simpang siur katanya, ibunya uda kawin lagi," ujar Fadli.  

Saat ini kata Fadli, kondisi A yang sempat drop sudah mulai membaik, berat badanya juga bertambah, setelah pada Senin (24/2) pihak kecamatan kembali memeriksakan kesehatannya di puskesmas."Senin kemarin kita cek up alhamdulillah naik berat badanya. Kemarin Rabu 10.09 kg, Senin kemarin kita cek 11,04 kg," ujar Fadli.

Untuk mengantisipasi supaya ke tiga  kakak beradik itu tidak makan sabun lagi, pihak keluarga dan kecematan sepakat, ketiganya  dititipkan ke panti asuhan untuk sementara waktu. " Langkah  ke depan karena kita tengok keluarganya kurang representatif,  tadi pagi kita juga rapat sama keluarganya sepakat mereka dititipkan sementara ke panti asuhan, agar lebih  terkontrol," ujar Fadli. (Joko Saputra)

  • Tentang Penulis

    Joko SA

    System Admin RRI Medan<br />

  • Tentang Editor

    Joko SA

    System Admin RRI Medan<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00