• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

BNNP Sumut Gagalkan Peredaran Sabu 28 Bungkus Asal Aceh

25 February
13:55 2020
0 Votes (0)

KBRN, Medan: Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara gagalkan upaya peredaran narkoba jenis sabu yang dikemas dalam 28 bungkus, di jalan lintas Medan-Aceh Kelurahan Jati Makmur Kecamatan Binjai Utara, Minggu (16/2) lalu.

28 bungkus sabu disimpan di dalam tangki bensin dan kotak penyimpanan onderdil kunci truk Mitsubishi Canter BM 8108 SD. Rencananya sabu akan dibawa dari Aceh untuk diedarkan ke Ibukota Jakarta.

Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Atrial menjelaskan, 28 bungkus sabu diamankan dari 2 orang tersangka. Keduanya merupakan warga asal Aceh, Abadi Samad (45) selaku pengemudi supir truk Mitsubishi Canter BM 8108 SD dan Marzuki Ahmad (49) adalah koordinator transporter.

"Truk tanpa muatan itu sudah dimodifikasi untuk membawa narkoba dari Aceh-Medan-Pekanbaru hingga ke Jakarta, tujuan ke Jakarta," ucap Atrial, Selasa (25/2/2020).

Bagian truk yang dimodifikasi yakni di bagian tangki bensin dan kotak kunci perkakas untuk menempatkan ke 28 bungkus plastik. Modifikasi dilakukan untuk mengelabui petugas yang melakukan penggeledahan.

"Pemeriksaan awal (di Jalan Lintas Medan-Aceh) belum ditemukan barang bukti, sehingga truk itu dibawa ke kantor BNNP Sumut," ucap Atrial.

Di kantor BNNP Sumut Jalan Williem Iskandar, Atrial mengatakan pihaknya mengerahkan anjing pelacak K-9 untuk mengendus barang bukti tersebut. Petugas yang dibantu anjing pelacak mendapati 14 bungkus sabu disimpan di tangki bensin dan 14 bungkus lagi di kotak perkakas truk.

"Kita juga X Ray truk tersebut untuk mencari barang bukti lain yang mungkin saja disimpan di ban, tapi tidak ditemukan," ucap Atrial.

Dia mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan terkait kasus ini, satu tersangka berinisial R disebut sebagai pengendali warga Aceh masih dalam proses pengejaran. (Joko Saputra)

  • Tentang Penulis

    Joko SA

    System Admin RRI Medan<br />

  • Tentang Editor

    Joko SA

    System Admin RRI Medan<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00