• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Penyebaran Belum Merata, Dinkes Sumut Akan Tempatkan Dokter Spesialis ke Daerah

18 February
15:53 2020
0 Votes (0)

KBRN, Medan : Belum meratanya penyebaran tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis di kabupaten/kota se-Sumatera Utara, mengakibatkan kualitas pelayanan kesehatan di Sumut sangat beraneka ragam.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, dr Alwi Mujahid Hasibuan melalui Kepala Bidang Layanan Kesehatan, dr Nelly Fitriani mengatakan, masih ada beberapa kabupaten/kota yang sama sekali belum memiliki dokter spesialis. Namun ada juga wilayah yang sudah memiliki dokter spesialis lengkap dan bahkan ada daerah surplus dokter spesialis.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang merata serta memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan, Pemprov Sumut melalui dinas kesehatan akan menempatkan dokter spesialis ke fasilitas kesehatan di daerah-daerah yang masih minim dokter spesialis, seperti RSUD dan Puskesmas.

"Dinkes Sumut telah memprogramkan 'dokter terbang' untuk memaksimalkan pemerataan layanan kesehatan. Program dokter terbang ini adalah penempatan/penyediaan dan pengiriman dokter spesialis ataupun dokter subspesialis ke RSUD dan Puskesmas," kata Nelly, Selasa (18/2/2020).

Nelly menjelaskan, tahun ini pihaknya akan mengirimkan 6 dokter spesialis ke 6 rumah sakit di daerah, 4 diantaranya merupakan RS regional dan 2 lagi adalah RS di kawasan wisata Danau Toba. Ke-6 RS tersebut yakni RSUD dr Djasemen Saragih, RSUD Rantau Prapat, RSUD Gunung Sitoli, RSUD Padang Sidempuan, RSUD dr Hadrianus Sinaga (Samosir), dan RSUD Porsea.

Dikatakan Nelly, kebutuhan dokter spesialis di 6 rumah sakit itu berbeda-beda. Seperti spesialis neurologi anak, penyakit anak, kebidanan dan kandungan, patologi klinik, rehabilitasi medik, bedah vaskuler, radiologi, spesialis kulit dan kelamin, bedah syaraf, jantung, jiwa, anastesi, paru, mata, dan lainnya.

Nelly menambahkan, program “dokter terbang” juga akan mengirimkan dokter spesialis di Puskesmas pedesaan, daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan atau daerah bermasalah kesehatan stunting. Tapi untuk tahun akan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia yakni di 4 Puskemas masing-masing di Padang Pawas Utara (Paluta), Mandailing Natal (Madina), Nias dan Asahan. Masing-masing Puskemas akan ditempatkan 3 dokter spesialis, dengan kebutuhan spesialis anak, obgyn/kandungan dan penyakit dalam.

Sementara Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUP H Adam Malik, dr Nurna Fauziah mengaku pihaknya sangat mendukung program dokter terbang yang dilakukan Dinkes Sumut untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat Sumut. Namun demikian, untuk merealisasikan program tersebut tidak sesederhana yang dipikirkan. Sebab, hal ini menyangkut kesiapan RSUP H Adam Malik dalam menyediakan SDM dokter spesialis.

"Karena kita merupakan rumah sakit tipe A, maka pastinya sudah melayani layanan subspesialis. Akan tetapi, tenaga dokter spesialis yang ada belum mencukupi setiap divisi. Oleh karenanya, hal ini menjadi persoalan yang harus dipikirkan bersama bagaimana mencari solusinya," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00