• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Rumah Kebakaran, Pasutri di Lubuk Pakam Tewas Terjebak di Kamar Mandi

26 January
12:33 2020
1 Votes (5)

KBRN, Medan: Pasangan suami istri di Jalan Cokroaminoto Kelurahan Lubuk Pakam Pekan, Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang, ditemukan tewas di dalam rumahnya pada Minggu (26/1) dini hari. 

Kedua korban yakni Bunkin (64) dan Hanna (60). Keduanya tewas setelah terjebak di dalam rumah saat berupaya menyelamatkan diri kepungan api yang membakar 1 unit ruko berlantai 2 di Jln. Cokroaminoto  milik Yeni.

Sekretaris BPBD Deli Serdang Darwin Bakti mengatakan peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 00.04 wib Minggu dini hari.

"Dua orang meninggal dunia adalah pasangan suami istri. Kejadian pada pukul 00.04 wib pada hari minggu melanda sebuah Ruko di Kelurahan Pakam Pekan," ucap Darwin kepada RRI, Minggu siang. 

Dari keterangan sementara kronologis kejadian yang diperoleh dari anak korban Bebe, sekira pukul 04.00 wib, korban Bunkin melihat radio sembahyang yang yang terletak di ruang tengah lantai 1 telah terbakar yang mengakibatkan api dengan cepat membesar karena dikelilingi minyak dan lilin sembahyang. Kemudian dengan cepat Bunkin menuju lantai 2 ruko untuk mengeluarkan anaknya Yesa (19 tahun), dan keponakan korban Karolina (6 tahun) yang berada didalam kamar dan selanjutnya mengeluarkan dari pintu depan. Namun karena istri korban Hanna masih berada di dalam rumah maka Bunkin kembali kedalam rumah sekaligus berusaha menyelamatkan surat berharga namun api semakin membesar sehingga kedua korban ditemukan di lantai 1 didalam kamar mandi telah meninggal dunia.

"Mereka diduga terlambat menyelamatkan diri. Saat ini masih dalam penyelidikan polisi. Tapi, saat ini diduga kebakaran ribat arus pendek," ungkapnya. 

Dalam penanganan pemadaman api, dijelaskan Darwin 4 unit Pemadam Kebakaran milik Pemkab Deli Serdang tiba di lokasi sekira pukul 04.15 wib melakukan pemadaman api dari lantai 1 hingga naik menuju lantai 2 ruko. Kemudian pada pukul 06.00 wib, api dapat dipadamkan.

"Kita bekerja sama dengan pemadam kebakaran, dan mengisolir agar api tidak merebet ke rumah lain. Serta dengan mobil PMI mengevakuasi korban meninggal ke rumah sakit Lubuk Pakam. Mungkin nanti pemerintah akan menindaklanjuti bantuan kepada keluarga korban," jelasnya.

Sementara Kapolsek Lubuk Pakam AKP Firdaus Kemit nengatakan, untuk penyebab kebakaran masih dalam pemeriksaan pihak yang berwajib.  Dugaan sementara penyebab kebakaran dikarenakan korsleting listrik (arus pendek) yang membakar radio sembahyang yang dikelilingi oleh lilin dan minyak untuk sembahyang diruang tengah lantai satu. 

"Belum tahu, tapi diduga karena korsleting listrik. Nanti tim labfor yang melakukan penyelidikan. Karena korbankan terjebak di dalam dan ada asap. Kita juga telah pasang police line. Korban juga telah kita evakuasi ke rumah sakit," jelasnya.

Selanjutnya kedua korban dibawa  menuju Rumah Sakit Umum (RSU) Lubuk Pakam dengan menggunakan 2 unit ambulance PMI dan saat ini kedua korban telah dibawa berada di yayasan sosial "Budi Mulia, Jalan Bakaran Batu Kelurahan Lubuk Pakam Pekan, Kecamatan Lubuk Pakam.
Akibat kebakaran ruko tersebut, korban menderita kerugian materil mencapai Rp 150 juta. Sejumlah harta benda korban juga hangus terbakar di lalap si jago merah, seperti dua unit sepeda motor. (Joko Saputra)

  • Tentang Penulis

    Joko SA

    System Admin RRI Medan<br />

  • Tentang Editor

    Joko SA

    System Admin RRI Medan<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00