• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Tanoto Foundation Latih Keterampilan Bidang Studi Untuk 220 Guru SD Di Sumut

23 January
23:36 2020
1 Votes (5)

KBRN Medan  :  Dalam mendukung program percepatan pembangunan pendidikan, Tanoto Foundation bekerjasama dengan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, kembali mengadakan pelatihan pembelajaran Modul II  dalam Program  STEP (School Transition and Empowerment Project), yang diikuti  sebanyak 220 Guru  Sekolah Dasar.

Untuk mengoptimalkan peran guru dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan  yang dilaksnakan  dalam   Pelatihan Praktik  Baik  Pembelajaran modul II  ini ,  difokuskan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, IPS, IPA dan Matematika.” Pelatihan ini  sebenarnya  merupakan    Program lanjutan  dari Modul I  ,  agar Sekolah  sekolah semakin mandiri”   kata   Jefri Sipayung   Training Specialist  Tanoto Foundation   di Sela Acara  Penutupan pelatihan  yang Di gelar di Le Polonia Hotel  Medan Kamis , 23/1/2020.

Jefri Mengatakan  , program STEP   Tanoto Foundation mendukung terselenggaranya pengelolaan pendidikan yang bermutu,  dengan memberikan kesempatan bagi guru pengajar di kelas , bisa mengembangkan kapasitas sebagai pendidik yang handal dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. “ Agar pelaksanaan pembelajaran di sekolah efektif dan berdampak bagi peningkatan kualitas pendidikan, para pengajar Sekolah Dasar Atau Madrasah dipersiapkan  untuk memiliki kemampuan dalam menerapkan praktik-praktik baik dalam pembelajaran di kelas terutama dalam empat mata pelajaran pokok  yakni , Bahasa Indonesia, IPS, IPA dan Matematika, sehingga pola pembelajaran aktif yang selaras dengan Merdeka Belajar yang disampaikan oleh bapak Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan dapat tercapai”  Ujar Jefri .

 

Jefri  berharap guru yang telah di latih nantinya memiliki kemampuan dalam menerapkan hasil-hasil pelatihan  untuk menjadi role model guru kelas di sekitar lingkungan sekolahnya  masing-masing , sehingga dapat mendongkrak indek peningkatan pendidikan di Sumatera Utara..

 

Pelatihan   Modul II Program STEP  Tanoto Foundation  tingkat Provinsi Sumatera utara ini   dilaksanakan selama  Tiga hari  mulai  Tanggal 21 s/d 23/ Januari  di Hotel Le Polonia Medan, diikuti oleh 74 Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah dengan jumlah guru 220 orang, berasal dari 6 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara dan Riau, yakni Kabupaten Labuhan Batu,  Kabupaten Labuhan Batu Selatan , Kabupaten Batubara , Kabupaten Asahan , Kota Tebing Tinggi   dan Kabupaten Rokan Hilir Riau .

 

Koordinator Daerah Program STEP, Felly Ardan  dalam kesempatan itu menyebutkan , kegiatan pelatihan ini difasilitasi oleh 20 orang fasilitator terbaik yang dipilih dari Program STEP dan fasilitator dari Program PINTAR. Di mana mereka sudah terlebih dahulu mendapatkan pelatihan bagi fasilitator dengan materi pembelajaran yang sama.“Kita mempersiapkan para fasilitator terbaik yang juga berprofesi sebagai guru kelas mata pelajaran untuk memandu penyampaian materi pelatihan. Sehingga setelah pelatihan, para guru bener-benar siap untuk terjun dikelas dengan praktik baiknya,” harapnya.

 

Seorang peserta pelatihan dari SDN 14 Desa Sena kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhan Batu, Tiur Magdalena Sihotang mengaku, dengan mengikuti pelatihan modul II program STEP ini banyak manfaat yang didapatkan. Sistem pembelajarannya juga lebih kreatif dan tidak monoton.

 

“Sistem pembelajaran cukup luar biasa, dalam pembelajaran ini guru bisa melibatkan anak langsung. Dengan modul yang diajarkan Tanoto Foundation, kami yakin anak-anak bisa lebih kreatif dan lebih berani,” pungkasnya.

Hal senada Disampaikan Guru SD 010046  Labuhan Ruku  Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara  Peserta   Kelompok Mata Pelajaran IPA,  Wira Ahmad Reza  , yang menyebutkan dirinya sangat beruntung  mendapat pelatihan   Pembelajaran Modul II itu,  baik keterampilan  Pembelajaran Praktek Proses  Sains  IPA  dan  methode ilmiah   yang selama ini belum pernah  didapatkannya dari Pelatihan. “  pelatihan ini sangat menarik , karena   langsung diperaktekkan oleh  Siswa  dengan menggunakan media  Sederhana , sehingga  lebih mudah dipahami i anak  Didik”  Ujarnya.

 

Menurut Reza , apa yang diperoleh nya dalam pelatihan itu , akan langsung dipreaktekkannya  setelah kembali Ke  labuhan Ruku BatuBara .   Dia juga Berharap, Pelatihan Serupa lebih  seri ng dilakukan , agar lebih  menginspirasi  para Guru  untuk meningkatkan kapasitasnya , terutama  bagi guru dari Daerah. (Rahmi Siregar )

 

 

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00