• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

ZH Sempat Tidur Bersama Jasad Jamaluddin Selama 3 Jam

16 January
16:16 2020
0 Votes (0)

KBRN, Medan: Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan polisi berhasil mengungkap fakta baru pembunuhan yang dilakukan oleh ZH beserta dua eksekutornya JP dan RF terhadap hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin (55). ZH bahkan sempat tidur selama tiga jam disamping jenazah korban, Jamaluddin.

"Pembuangan jasad korban ini tidak direncanakan, namun istri korban berkeras untuk membawa jasad keluar. Kedua tersangka kemudian membawanya dan mencari tempat karena berkejaran dengan waktu menjelang fajar. Ada yang menarik juga di sini, hebatnya, istri korban masih sempat tidur dengan jasad suaminya selama kurang lebih tiga jam sebelum dibuang," kata Kapolda, Kamis (16/1).

Otak pelaku pembunuhan Jamaluddin yang merupakan istrinya sendiri ZH menginginkan pembunuhan suaminya seolah-olah karena serangan jantung. 

"Sesuai dengan rencana awal bahwa ZH menginginkan korban meninggal karena serangan jantung. Karena di skenario kan pelaku korban meninggal  karena serangan jantung," ucap Kapolda. 

Namun skenario tersebut berubah, karena para eksekutor membunuh korban dengan cara membekapnya terlalu kuat sehingga di wajah korban terlihat adanya bekas lebam-lebam. 

"Disini ada perdebatan karena tidak sesuai dengan rencana awal, karena di skenario kan pelaku korban meninggal  karena serangan jantung dan itu terjadi pada jam 01.00 WIB tanggal 29 November 2019. Para tersangka terkejut karena ada lebam-lebam merah pada wajah korban ini mereka tidak duga karena semakin kuatnya saat membekap korban," terang Kapolda. 

Melihat adanya lebam-lebam di wajah korban, istrinya kemudian menyuruh JP dan RF untuk membawa dan membuang korban ke area perkebunan.

"Karena ada meninggalkan jejak dan ini tidak di izinkan istri korban karena pasti polisi menuduhnya sebagai pelaku dan bukab serangan jantung. Kemudian mereka berdebat akhirnya disepakati untuk membuang jenazah korban. 

Pokoknya istri korban berkeras bawa dan buang dari rumah dan membuangnya ke arah perkebunan yang ada di kawasan Kutalimbaru," ungkap Kapolda.

Pada proses rekontruksi tahap eksekusi hingga pembuangan jenazah Jamaluddin, ada 77 adegan yang diperagakan oleh ketiga pelaku. Mulai dari rumah adik JP di Grand Johor, Rumah korban Jamaluddin di Perumahan Royal Monaco Medan Johor, Rumah tersangka RF, dan lokasi pembuangan jenazah Jamaluddin di Kawasan Perkebunan Kelapa sawit, Kutalimbaru, Deli Serdang. (Jokk Saputra)

  • Tentang Penulis

    Joko SA

    System Admin RRI Medan<br />

  • Tentang Editor

    Joko SA

    System Admin RRI Medan<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00