• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Rumah Warga Korban Banjir Bandang Labura Segera Dibangun

7 January
17:24 2020
0 Votes (0)

KBRN, Medan : Pemerintah akan segera membangun rumah warga yang rusak akibat banjir bandang di Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura).

Bupati Labura Kharuddin Syah mengatakan, penanganan rumah masyarakat yang rusak akibat banjir telah disiapkan oleh Pemkab Labura untuk pengadaan tanahnya. Sementara pembangunannya dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Dari rapat kemarin, secepatnya (dibangun). Kalau sudah ada lahannya langsung disertifikatkan kemudian kita serahkan ke Menteri PUPR mudah-mudahan insyaAllah," katanya usai rapat dengan Komisi B DPRD Sumut, di gedung DPRD Sumut, Medan, Selasa (7/1/2020).

Kharuddin menuturkan, rumah yang akan dibangun tersebut adalah rumah tipe 36 dan dilengkapi dengan listrik dan air. Menurutnya, lahan untuk pembangunan rumah tersebut sudah ada dan tinggal disertifikatkan.

"Lahan sudah siap. PUPR nggak mau kalau nggak ada sertifikat," ujarnya.

Terkait kebutuhan warga terdampak, menurut Kharuddin sudah sangat tercukupi dan hal itu membantu mengurangi beban korban.

"Kalau santunan banyak dari masyarakat Sumut luar biasa. Sekarang beras itu ada puluhan ton masuk, makanan, pakaian, banyak yang nyumbang dari seluruh penjuru untuk Labura ini," jelasnya.

Dikatakan Kharuddin, saat ini akses menuju lokasi bencana yakni Desa Hatapang dan Pematang juga sudah dapat dilalui kendaraan.

"2x24 jam itu sudah bisa mobil masuk karena alat berat kita turunkan ada 4 ekskavator, 2 alat di satu desa itu kerja siang malam," jelasnya.

Sementara terkait korban yang belum ditemukan, menurut Kharuddin kemungkinan korban terseret banjir ke tempat yang sangat jauh karena hingga kini belum ditemukan.

"Kepolsiian setiap hari pergi pagi pulang sore untuk menyisir sungai-sungai itu. Yang dapat kemarin itu sudah sampai ke air Sungai Bilah, itu hampir 30 km (dari lokasi)," tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00