• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Mabes Polri Tetapkan 3 Pelaku Pembunuh Jamaluddin, Polda Sumut Masih Tunggu Gelar Perkara

7 January
15:22 2020
0 Votes (0)

KBRN, Medan: Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) belum berani menetapkan tersangka kepada 3 (tiga) orang yang telah diamankan tim Jatanras Ditreskrimum Poldasu dan Polresta Medan, terkait kasus pembunuhan terhadap hakim pengadilan negeri Medan, Jamaluddin. 

Karo Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, alasan pihaknya belum menetapkan tersangka kepada tiga orang yang diamankan karena tim penyidik belum melaksanakan gelar perkara. 

"Belum (tersangka), nanti gelar dulu baru ditetapkan. Ada yang diamankan, tetapi sekarang sedang dilakukan pra rekontruksi," ujar MP Nainggolan di Mapoldasu, Selasa (7/1/2020).

Nainggolan beralasan, kini tim penyidik masih melakukan pra rekontruksi di TKP berbeda. Setelah pra rekontruksi selanjutnya melalui proses gelar perkara, baru bisa ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya masih terduga sebagai pelaku pembunuh Jamaluddin. 

"Sudah diamankan. Tetapi, kita tidak berani bilang sudah ditetapkan (tersangka). Belum ya. Selesai pra rekontruksi dulu, baru digelar, baru ditetapkan. (Benar ada 3) yang diamankan. Belum ditetapkan. Masih terduga," tegas Nainggolan. 

"Jadi sekarang ada kita amankan dan sedang dalam proses penyidikan. Antara lain penyidikan itu pra rekontruksi sebelum rekontruksi. Tetapi belum selesai. Habis pra rekontruksi, baru digelar," sambungnya.

Ditanya tentang pihak Mabes Porli sudah menetapkan ketiga orang yang diamankan sebagai pelaku, Nainggolan menegaskan pihaknya tidak boleh berbicara selain hasil penyidikan yang dilakukan polisi. "Ndak boleh, saya itu ndak boleh berbicara selain hasil penyidikan," kata Nainggolan. 

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pkl Argo Yuwono menegaskan bahwa ada tiga pelaku yang telah diamankan. Salah satunya adalah istri kedua korban yang merupakan otak pelaku pembunuhan terhadap Jamaluddin. 

"Ada tiga pelaku, yang pertama istri korban sama 2 orang suruhannya. Istri korban inisial ZH, suruhannya JB dan R," kata Argo di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2020).

Dikatakan Argo penetapan tersangka dilakukan setelah polisi melakukan penyidikan dengan metode deduktif dan induktif. Mulsi dari TKP di rumah, tempat pembuangan mobil. Kemudian deduktif berkaitan dengan pekerjaan.

Sebelumnya hakim PN Medan Jamaluddin ditemukan tewas di kawasan perkebunan kelapa sawit di Desa Suka Rane, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, pada 29 November 2019. Hakim berusia 55 tahun itu tewas dalam kondisi berada di kursi belakang sopir dengan mengenakan pakaian olahraga. (Joko Saputra)

  • Tentang Penulis

    Joko SA

    System Admin RRI Medan<br />

  • Tentang Editor

    Joko SA

    System Admin RRI Medan<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00