• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Satu Keluarga Yang hilang Dalam Peristiwa Banjir Bandang Labura , Ditemukan

1 January
19:47 2020
0 Votes (0)

KBRN, Medan: Tim personel gabungan pencarian korban satu keluarga yang hilang paska banjir bandang di Desa Pematang Kecamatan Na IX-X Kabupaten Labuhan Batu Utara Provinsi Sumatera Utara akhirnya membuahkan hasil. 

Tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, BPBD, TNI/Polri, relawan dan masyarakat menemukan dua dari lima korban banjir bandang yang terjadi pada 29 Desember 2019. 

Hingga pencarian yang dilakukan tim gabungan pada Rabu (1/1/2020) siang, ditemukan jasad Cahaya Nasution (30) dan Irul Sipahutar (7) yang merupakan satu keluarga dalam kondisi sudah membusuk. Namun, dari ciri - ciri fisik jasad masih dikenali. 

Jasad Cahaya ditemukan sekira pukul 15.00 wib di aliran sungai Aek Katia Dusun Batu Bukir Desa Janji. Sedangkan jasad Irul ditemukan pada pukul 16.00 wib di Tangkahan Pindauan Kelurahan Rantau Parapat Kota. 

Menurut Kabid II BPBD Labura Benny MS membenarkan dua penemuan jasad seorang ibu rumah tangga dan anak - anak. Begitupun, pihaknya belum bisa memastikan kedua jasad adalah korban satu keluarga yang sebelumnya dinyatakan hilang.

"Sekitar pukul 3 siang ditemukan mayat, tapi belum dipastikan itu keluarga yang hilang. Sekitar 20 meter lah dari Desa Pematang. Ditemukan satu orang anak - anak dan satu wanita dewasa. Cuma informasinya belum dipastikan itu keluarga korban atau tidak," kata Benny.

Dikatakan Benny, banyak masyarakat yang mengenali jasad keduanya merupakan ibu dan anak. Namun, pihaknya masih menunggu hasil visum dan kedatangan keluarga korban untuk memastikan keduanya benar korban yang hilang.  

"Kalau dari jasad korban memang tidak begitu sulit. Banyak isu kabar terdengar itu keluarganya. Tapi, tadi keluarganya belum lihat," ucap Benny. 

Dikatakan Benny, pencarian korban akan dilanjutkan hingga hari ke tujuh paska banjir bandang. Namun dikatakan Benny pencarian bisa saja diperpanjang, jika masih memungkinkan untuk dilanjutkan pencarian terhadap tiga korban yang masih belum ditemukan. 

"Setelah dilakukan perembukan dengan semua pihak termasuk pemerintah Labura, pencarian akan dilanjutkan hingga 10 hari jika korban belum ditemukan," jelas Benny.

Dengan ditemukan jasad Cahaya Nasution dan Irul, kini tim gabungan masih mencari tiga korban yang masih hilang. Mereka adalah Ahmad Albar Sipahutar (suami Cahaya) Reniyana Sipahutar (anak) dan Reja Sipahutar (anak).

Terkait kondisi terkini di Desa Hatapang dan Pematang yang terdampak banjir bandang, terus dilakukan evakuasi dan pembersihan material banjir bandang yang menimpa rumah warga dan jalan penghubung antar dusun. Pembersihan material banjir menggunakan alat berat, dua di Desa Pematang dan dua di Desa Hatapang. 
Selain itu, sejumlah fasilitas umum seperti listrik juga telah pulih, yang sebelumnya sempat padam akibat tiang pemancang bertumbangan karena diterjang arus banjir bandang. Begitu juga sejumlah warga yang kehilangan rumah dan harta benda sementara masih mengungsi di rumah keluarga dan tetangga. Sejauh ini dikatakan Benny, distribusi logistik makanan dan kebutuhan bagi para pengungsi juga sudah disalurkan kepada korban. Termasuk mendirikan posko dan dapur umum. (Joko Saputra)

  • Tentang Penulis

    Joko SA

    System Admin RRI Medan<br />

  • Tentang Editor

    Rahmi Siregar

    Reporter Medan

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00