• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Banjir Bandang di Labura, Satu Keluarga Dikabarkan Hilang

29 December
17:46 2019
0 Votes (0)

KBRN, Medan: Peristiwa bencana banjir bandang yang menerjang Desa Pematang, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatra Utara, Sabtu (28/12/2019) malam, tidak hanya mengakibatkan puluhan rumah rusak dan hanyut terbawa arus sungai. Sebanyak 5 orang sekeluarga dikabarkan hilang dalam peristiwa banjir bandang.

Komandan Pleton Satgas BPBD Labura, Busriadi, menyebut bahwa satu keluarga tersebut terdiri atas lima orang. "Diduga karena tertimbun longsor, satu keluarga terdiri dari ayah, ibu dan tiga anaknya hilang hingga saat ini belum ditemukan. Gubuknya tertimbun longsor. Sepatunya ditemukan di sekitar gubuk," kata Busriadi.

Kepala Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Riadil Akhir Lubis, 9 rumah hanyut, 17 rumah rusak berat, 1 jembatan besar hancur di jalan kabupaten, beberapa titi/jembatan, kecil hanyut, hingga tanah longsor sepanjang 100 meter dengan kedalaman 5 meter.

"Begitu juga lahan pertanian rusak berat tertimbun batu besar, lumpur dan kayu-kayu besar seluas 15 Ha. Korban hialgn diduga 5 orang satu keluarga. Bahkan Desa Hatapang saat ini masih terisolir," ungkap Riadil Akhir Lubis, dalam rilisnya Minggu (29/12/2019).

Saat ini pihaknya sudah mendirikan posko utama dengan dibantu 25 orang personel TNI dan Polsek. Bantuan juga sudah diberikan kepada masyarakat oleh pemerintah kabupaten Labura. Termasuk mengerahkan dua unit alat berat untuk membersihkan material longsor.

"Untuk alat berat pun sudah dikerahkan sebanyak 2 unit dari Pemkab Labura dan milik perusahaan/pribadi warga. Untuk sementara, warga ada yang mengungsi ke tempat tinggi, sekolah dan rumah penduduk," jelasnya.

Riadil menyebutkan, setelah kejadian banjir bandang sekitar pukul 23.30 WIB, di Kecamatan NA IX-X di Desa Pematang dan Desa Hatapang, maka usaha evakuasi dan pencarian terus berlanjut hingga sore ini oleh Pemkab Labura- Camat - BPBD - TNI/Polri dan masyarakat.

Sebagaimana diketahui, banjir bandang yang membawa material kayu, ternyata tidak hanya menerjang Desa Pematang, namun Desa Hatapang juga megalami hal serupa. Selain itu, sebagian Desa Batu Tunggal juga mengalami banjir bandang. Ketiga desa tersebut berada di kawasan perbukitan yang berbatasan dengan Kabupaten Toba Samosir. Data terakhir hingga Minggu siang, banjir bandang melanda 2 desa utama yaitu Desa Pematang, Dusun Siria-ria A dan B dan juga Desa Hatapang yang hingga kini masih terisolir karena akses menuju Dusun tertutup material banjir bandang dan sejumlah jembatan penghubung putus. (Joko Saputra) 

  • Tentang Penulis

    Joko SA

    System Admin RRI Medan<br />

  • Tentang Editor

    Joko SA

    System Admin RRI Medan<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00