• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Polisi Periksa 18 Saksi Kasus Pembunuhan Hakim PN Medan

3 December
17:34 2019
0 Votes (0)

KBRN, Medan: Tim Penyidik kepolisian daerah Sumatera Utara dan Polrestabes Medan, sudah melakukan pemeriksaan terhadap 18 orang terkait tewasnya salah satu Hakim PN Medan, Jamaluddin. 18 orang diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan dilakukan di Polrestabes Medan dan di backup Rskrimum Polda Sumut  Penyidik masih terus kumpulkan bukti dan keterangan untuk mengungkap kasus yang terjadi Jumat (29/11) lalu.

"Pokoknya sampai hari 18 (diperiksa) namanya saya kurang hapal bisa berkembang lagi. Kita mencari keterangan saksi sebanyak-banyaknya agar peristiwa ini bisa jelas dan terang," Kasubid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan di Mapolda Sumut, Selasa (3/12) siang. 

MP Nainggolan tidak merinci nama - nama saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangannya. Namun, ke-18 orang tersebut adalah yang kerap berkomunikasi dengan Jamaluddin selama masih hidup. "Ada dari kalangan satu kerja, lingkungan tempat tinggal beliau kemudian saksi di TKP yang melihat kejadian jumlahnya semua 18," akuinya.

Disinggung soal teman dekat pria 55 tahun itu, MP Nainggolan belum bisa memastikannya. Sebab penyidik masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi. "Kita kurang tahu, hasil penyelidikan kita belum bisa diarahkan arahnya. Nanti ada kesimpulanya setelah ada data-data dan barang bukti lengkap, hasil laboratorium, dan hasil autopsi. Nanti akan terungkap setelah pengolahan barang bukti," sebutnya.

Begitu juga dengan informasi penting jika Jamaluddin bertemu seseorang di Bandara Kualanamu Internasional, sebelum ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa sore harinya. "Enggak tahu infonya beliau permisi dari rumah mau ke bandara, semua informasi ini akan kita tampung kita jadikan masukan kita olah nanti," beber MP Nainggolan.

Ia menegaskan jika penyidik terus berupaya mengungkap kasus ini secepatnya. "Tugas penyidik masih mengumpulkan bahan keterangan dan keterangan-keterangan saksi, nanti akan dilakukan gelar," pungkas MP Nainggolan.

Sebelumnya, Kapolda Sumut, ‎Irjen Pol Agus Andrianto menegaskan, jika kuatnya indikasi pria 55 tahun itu yang ditemukan tewas didalam mobilnya Toyota Land Cruiser Prado BK 77 HD hitam diareal perkebunan sawit di Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (29/11) siang itu dibunuh. (Joko Saputra)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00