• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

PEMILU 2019

Tangkap 3 Terduga Teroris Lagi, Polisi Kini Telah Amankan 26 Orang

18 November
19:05 2019
0 Votes (0)

KBRN, Medan: Tim Densus 88 anti teror Mabes Polri bersama Polda Sumut kembali mengamankan terduga teroris di kota Medan dan Belawan, hasil pengembangan bom bunuh diri di polrestabes Medan pada 13 November lalu. 

Hingga Senin (18/11) sore, sudah ada 26 terduga teroris yang diamanakan polisi sejak paska ledakan di mapolrestabes Medan. Dari jumlah tersebut tiga orang meninggal dunia dan 3 terduga teroris masih dalam tahap penyidikan. “Perkembangan informasi penanganan kasus pagi tadi ada 23 tersangka, 3 meninggal dunia,” ucap Kapolda usai menyaksikan langsung Disposal Bom di Hamparan Perak, Deliserdang.

Dikatakan Kapolda, sebelumnya pada Minggu (17/11) malam tim gabungan berhasil mengamankan 5 terduga teroris. Lima tersangka yang diamankan dari menyerahkan diri, kelimanya masing - masing Wahyunus (38), Dedi Sanjaya (31), Izul Fitri (37), Dedi Suhendra (43), Andi Hermanto (33). Dari jumlah tersebut, ti‎ga orang diamankan di Kota Medan dan dua menyerahkan diri ke Polsek Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. “Kemarin 18 sekarang tambah lima. Dari lima tersangka, dua diantaranya menyerahkan diri tadi malam didampingi kepling ke polsek Hamparan Perak,” ucap kapolda. 

Kemudian pada Senin pagi hingga sore, tim densus 88 Mabes Polri dan Polda Sumut kembali mengamankan tiga terduga teroris. Ketiganya yakni C berperan sebagai bendahara kelompok jaringan teroris. Kemudian HB dan HI yang merupakan rekan dari dua terduga teroris yang tewas setelah baku tembak dengan tim Densus di Hamparan Perak pada Sabtu (16/11) siang.  “Hari ini ada 3 orang terduga jaringan yang berhasil kita tangkap. Berinisial C yaitu bendahara dari kelompok ini. Kemudian HB dan HI ini adalah dua orang sebelumya yang berjanji bertemu dengan 3 pelaku yang kemarin sempat melakukan perlawanan dan baku tembak dengan anggota. Salah satu anggota alami luka di panggul dan kaki,” ucapnya.

Dikatakan Kapolda, untuk HB dan HI ditangkap di kawasan Medan Belawan dan C menyerahkan diri ke Polsek atas inisiatif dari Kepala Lingkungan. Untuk pelaku HB dan HI memiliki kemampuan merangkai bom. Sehingga saat ini, total 23 tersangka yang diamankan 15 ditahan di Mapolda Sumut, 5 di Mako Brimob dan tiga lainnya masih dalam tahap penyidikan tim gabungan. 5 diantaranya merupakan wanita.  

“Dua ditangkap di wilayah Belawan, satu atas inisiatif dari kepling menyerahkan tersangka sebagai bendahara. Total 26 orang, kemudian 3 meninggal dan tiga lagi sedang proses penyidikan. Termasuk guru ngaji. Kalo dari hasil interogasi singkat teman – teman Densus 88 bahwa yang HB dengan HI adalah memiliki kemampuan merangkai bom, dan C bendahara dari kelompok.  Dari jumlah tersebut 5 adalah wanita,” jelas Kapolda.

Sampai saat ini, polisi juga sedang melakukan penyidikan terhadap pelaku C selaku bendahara kelompok jaringan teroris, untuk mengetahui sumber aliran dana dan mekanisme kegiatan jaringan tersebut. “Soal aliran uang, hari ini baru kita terima penyerahan dari kepling. Jadi hasil penyidikan nanti kita ketahui darimana sumbernya dan bagaimana mekanisme kegiatan dari jaringan ini,” ucap Agus.

Lebih lanjut Agus mengatakan, sebelumnya Mabes Polri telah merilis 46 orang ditetapkan sebagai tersangka pada hasil penangkapan yang dilakukan tim Densus 88 anti teror Mabes Polri yang dilakukan di sejumlah Wilayah, seperti di Sumut, Jawa Tengah, dan Banten. Ini merupakan hasil pengembangan dari kasus bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada 13 November lalu. “Tadi dari Mabes Polri sudah mengekspos 46 pelaku dari Sumut, Cilacap serta Banten,” ucap Kapolda. (Joko Saputra)

  • Tentang Penulis

    Dadan SF

    System Admin RRI Medan<br />

  • Tentang Editor

    Dadan SF

    System Admin RRI Medan<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00