• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Densus 88 Amankan 2 Terduga Teroris Dan Temukan Lokasi Diduga Perakit Bom

15 November
15:03 2019
0 Votes (0)

KBRN, Medan: Petugas Polres Pelabuhan Belawan kembali menemukan lokasi yang diduga merupakan tempat perakitan bom di Kampung Sentosa di Jalan Tambak Lingkungan 20, Medan Belawan. Lokasi tersebut berada di sebuah tambak ikan dan kepiting milik pak Rudi Suharto (52) alias Ucok yang berada di sekitar hutan Mangrove. 

Pada penggerebekan yang dilakukan Kamis (14/11) malam, sekira pukul 21.00 wib, tim kemudian mensterilisasi lokasi, dengan memasang police line di pintu masuk menuju tambak dan gubuk. Di dalam lokasi tambak udang memiliki luas kurang lebih satu hektare. Selain terdapat kolam ikan dan kepiting, juga ada sebuah gubuk berukuran 2x2 meter di lokasi. Dari pantauan RRI, juga terdapat beberapa buah derigen. 

Sebelumnya, tim polres pelabuhan Belawan juga mengamankan dua orang yang diduga terduga teroris perakitan bom, yang berkaitan dengan peristiwa bom bunuh diri di Mapolresta Medan.
Keduanya yakni Aris (28) dan Fadli (23). Keduanya merupakan kakak beradik yang sekaligus anak dari Rudi Suharto. Sementara satu orang terduga Andri (25) yang juga anak Rudi, melarikan diri saat hendak diamankan.

Mereka diamankan di kediaman Kepling 20 Kelurahan Canang kering Belawan. Sebelumnya, orang tua terduga teroris Rudi mengantarkan anaknya ke rumah Kepling sekira pukul 20.30 wib. Sesampai disana, pukul 21.00 wib, tim kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawan tiba dan melakukan interogasi kepada kedua terduga. Kemudian pada pukul 22.00 wib, keduanya diamankan ke polres Pelabuhan Belawan. 

"Mereka saya serahkan ke rumah Kepling. Setelah itu kami tanya kenapa bisa kayak gini - kayak gini. Sama kawan si pengebom (Dedek) ini pun, baru kenal aja. Cuma kenal katanya. Tapi namanya gak tahu. Cuma, sering orang itu siang berkunjung kemari," ucap Rudi.

Dikatakan Rudi, alasan pihak kepolisian menahan anaknya karena diduga terlibat aksi bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Terkait anaknya Andri yang melarikan diri, Rudi mengaku tidak ads pamit dsn terakhir kali bertemu pada Kamis (14/11) sore. "Waktu itukan Andri pulang jam 2 sendiri dari tambak. Cuma saya buka TV di rumah. Dia masuk ke dalam dan mungkin dipandang sketsa dan dia kenal, gak lama dia pigi ke kolam. Jadi mau adzan Ashar dia pulang ngambil jaket di jemuran. 

Orang tua terduga teroris Rudi Suharto alias Ucok mengaku anaknya aktif ikut pengajian kurang lebih satu tahun. Namun ketiga anaknya tidak begitu aktif mengikuti pengajian. Hanya saja pengajian dimulai pukul 9 malam hingga 12 dini hari. "Saya pikir, anaknya ngaji bagus - bagus aja kan. Senang juga kita dengar sebagai orang tua kan. Kalau Masalah lain - lain saya tidak tahu lah. Saya juga sering bilang kalau ikut pengajian ikut yang bagus. Jangan yang tidak - tidak ikut teroris. Mereka dia aja dan nurut," akui Rudi.

Diakui Rudi, sebelum mengelola tambak miliknya, ketiga anaknya pernah bekeja. Terduga Aris pernah menjadi Satpam. Sementara adiknya Fadli membantu Rudi mengelola tambak kepiting. 

"Sebenarnya tambak bukan markas itu, cuma bahasanys gak enak, kasar. Karena kalau markas itukan persembunyian. Ini bukan persembunyian karena saya di situ setiap hari. Setiap hari saya bisa 3-4 kali. Kalau memang orang itu istirahat, istirahat di dalam (gubuk). Tapi, kalau yang aneh - aneh gak nampak," ucap Rudi.

Dikatakan Rudi ketiganya bahkan sering menginap di gubuk untuk menjaga tambak. "Sekitar satu bulan lalu ada kawan kerja dari Tanjungbalai. Orang ini kan gak di rumah, jadi mereka tidur di sana (gubuk) beberapa hari saja," ucap Rudi.

Pada Jumat (15/11) siang pukul 14.30 wib, tim Densus 88 anti teror Mabes polri bersama teknisi bom dan didampingi Polda Sumut serta Polres Belawan tiba di lokasi. (Joko Saputra)

  • Tentang Penulis

    Dadan SF

    System Admin RRI Medan<br />

  • Tentang Editor

    Dadan SF

    System Admin RRI Medan<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00