• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Paska Bom Bunuh Diri Mapolrestabes Medan, Polisi Amankan 3 Saksi

14 November
16:07 2019
0 Votes (0)

KBRN, Medan: Paska peristiwa ledakan bom bunuh diri yang dilakukan terduga pelaku Rabbial Muslim Nasution (RMN) alias Dedek di Mapolrestabes Medan pada Rabu (13/11) pagi, tim gabungan Densus 88 Anti teros Mabes Polri dan tim Gegana Brimob Polda Sumut mengamankan 3 (tiga) orang sebagai saksi. 

Ketiganya adalah Dewi (istri pelaku), dua mertuanya masing - masing Andi Syahputra dan Tuti Herawati. Sang istri diamankan tim gabungan di jalan, sedangkan kedua mertua Dedek diamankan di pasar II Barat Lingkungan 17 Lingkungan Terjun Medan Marelan.
Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, ketiga saksi yang diamankan merupakan istri dan mertua terduga pelaku. Sebelumnya tim gabungan melakukan penyisiran di sejumlah rumah milik Dede di pasar I Rel Gang Melati VIII Lingkungan VI No 212-C kelurahan tanah 600, Medan Marelan.

"Setelah kemarin kita lakukan olah TKP di Mapolrestabes kota Medan kita mengamankan istrinya pelaku. Kemudian juga dua mertua pelaku dan tadi malam terakhir amankan tiga orang. Kemarin setelah kita lakukan olah TKP, tim melakukan penyisiran ke seputaran alamat rumah pelaku, ternyata (istri) tidak ada di rumah. Ketika anggota melakukan penyisiran ketemu di jalan," ucap Wakapolda di Mako Brimob Polda Sumut, Jalan Wahid Hasyim Medan, Kamis (14/11). 

Dikatakan Mardiaz, saat ini ketiga saksi sedang menjalani pemeriksaan di Mako Brimob Polda Sumut, yang dilakukan oleh tim gabungan. 

"Karena kasus ini ada di Polrestabes Medan, saat ini kita sedang koordinasi dengan densus 88 Mabes Polri karena sudah melakukan back up Polda Sumut dan jajaran termasuk Polrestabes Medan, Medan Belawan dan semua polres. Karena tentunya kelompok - kelompok itu ada di seluruh wilayah Sumut. Sehingga saat ini pemeriksaan berlangsung di brimob namun yang melakukan pemeriksaan ini gabungan," ucap Mardiaz.

Selain ketiga saksi yang telah diamankan saat ini tim gabungan juga sedang melakukan penyisiran di rumah kediaman sosok yang disebut sebagai 'Imam' pengajian terduga pelaku Dedek. Namun, ditegaskan Mardiaz Imam pengajian yang masih dicari belum dipastikan pelaku dan sedang dilakukan pendalaman. Mardiaz juga enggan membeberkan nama imam yang maksud, meski pihaknya sudah mengetahui identitasnya dari keterangan istri Dedek. Termasuk masih menunggu hasil olah TKP yang dilakukan tim Inavis dan Labfor Mabes Polri terkait kandungan bahan peledak bom yang digunakan terduga melakukan bunuh diri.

"Jadi sudah kita kantongi identitasnya dalam interogasi dengan istri pelaku menyampaikan adanya kelompok - kelompok pengajian. Namun tentunya kita belum langsung menduga bahwa pelaku juga. Tentunya kita harus mendalami. Karena kita saat ini sedang dalam pengembangan. Kita fix kan semuanya terkait TKP juga tim inavis dan labfor saat ini masih bekerja. Kira - kira kandungan apa yang digunakan pelaku dalam bom bunuh diri di Polrestabes Medan," ucapnya. 

AMANKAN BARANG BUKTI

Selain mengamankan tiga orang saksi, dari hasil penggeledahan yang dilakukan tim gabungan di rumah kediaman mertua dan rumah terduga Dedek, berhasil diamankan sejumlah barang bukti. Seperti di kediaman pelaku diamankan beberapa busur anak panah, besi, pipa, fotokopi yang berisikan seruan - seruan khilafah. Selain di rumah, pihak kepolisian juga mengamankan serpihan - serpihan di TKP seperti plat besi dan paku. Termasuk mengamankan dua butir peluru kaliber 22 yang diletakkan di dalam jok sepeda motor terduga pelaku yang terparkir di area luar Mapolresta Medan. 

"Kita telah lakukan penggeledahan terkait di rumah pelaku sendiri maupun di rumah mertuanya. Kemudian rumah yang kita anggap selama ini menjadi dia melakukan pengajian. Dari situ kita temukan juga ada beberapa busur anak panah kemudian beberapa besi, pipa - pipa, fotokopi - fotokopi, disitu adalah seruan - seruan khilafah. Kemudian juga di sepeda motor pelaku yang tadi malam tertinggal di depan Mapolres yang diduga milik pelaku ditemukan barang - barang dari dalam sepeda motornya. Ada juga ditemukan dua butir peluru kaliber 22," akuinya. (Joko Saputra)

  • Tentang Penulis

    Dadan SF

    System Admin RRI Medan<br />

  • Tentang Editor

    Dadan SF

    System Admin RRI Medan<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00