• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Polisi Periksa Kakak Ipar Syahrial, Rumah Tersangka Tergusur sejak 2016

10 October
16:44 2019
0 Votes (0)


KBRN, Medan: Dua tersangka upaya percobaan pembunuhan terhadap Menteri Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Jenderal TNI (Purn) Wiranto, di Alun -alun Menes, Desa Purwaraja, Pandeglang Provinsi Banten, Kamis (10/10) ini telah diamankan pihak kepolisian. Dua tersangka yakni Fitri Andriani dan Syahrial alias Abu Rara.

Seperti diketahui satu dari dua tersangka dugaan upaya pembunuhan percobaan yang hendak dilakukan oleh tersangka yakni  Syahrial Alamsyah alias Abu Rara yang akrab disapa Alam, merupakan warga kota Medan yang beralamat di Jalan Alfaka VI nomor 104, lingkungan V kelurahan Tanjung mulia hilir, Medan Deli. 

Saat tim polres Belawan Medan yang dipimpin Iptu Arifin Purba yang merupakan Kanit Tipiter Polres Belawan, meninjau lokasi alamat Syahrial, rumah SA sudah tergusur oleh proyek pembangunan jalan Tol. Hanya ada tersisa satu pohon mangga. Namun, pihak kepolisian didampingi Kepling dan camat mendatangi kediaman kakak ipar SA bernama Krisna yang tak jauh dari rumah Syahrial sebelumnya di lingkungan V kelurahan Tanjung Mulia Hilir nomor 33 Medan Deli. Syahrial  merupakan adik ipar dari Krisna, yang menikah dengan Abang kandung SA bernama Sukarman yang telah meninggal dunia.

Melihat kedatangan pihak kepolisian ke rumah Trisna, masyarakat yang dekat dengan lokasi rumah tampak datang berbondong - bondong menuju rumah Krisna. Bahkan mereka tidak menyangka Syahrial menjadi tersangka upaya percobaan pembunuhan terhadap Wiranto. 

Kepala Lingkungan V Kelurahan Tanjung Mulia Hilir Rizaldi mengatan, mengaku jika Syahrial sejak lahir memang warga asli. Bahkan beliau sudah berumah tangga dua kali dan dikarunia dua anak. 

"Terakhir kali dia (Syahrial) tinggal di sini tahun 2016 atau 2017. Dan merantau gak tahu kemana," ucapnya.

Dikatakan Rizaldi, dalam kesehariannya pelaku dikenal sebagai orang yang baik dan ramah. Namun untuk pekerjaan tetap tidak diketahui. "Pekerjaan kurang tahu saya. Tapi, bantu - bantu orang. Kalo untuk pekerjaan utama gak ada," jelasnya. 

Dikatakan Rizaldi, saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan di kediaman kakak iparnya Trisnawati yang menikah dengan Abang kandungnya Sukarman yang telah meninggal dunia. "Setahu saya disini bagus dia pak. Kesehariannya bisa saja pak. Pihak keluarga mengakui itu Syahrial," ucapnya. 

Sementara seorang warga dekat Mira mengaku keseharian pribadi Syahrial dikenal baik dan tidak pernah konsumsi barang haram seperti narkoba. Menurut Mira, pelaku dikenal handal dalam mengoperasikan laptop. "Dia pintar itu ngapain laptop. Kalo di rumah gak kerja dia. Pandai dia itu operasikan laptop. Dia agamanya taat," ucapnya.

Diakui Mira, sejak kediaman Syahrial dibongkar karena terkena proyek jalan tol akhirnya ia dan istrinya merantau. "Setelah rumah mereka dibongkar karena kena proyek tol, bubar mereka. Memang rumah orangtuanya. Kami gak tahu kemana perginya. Anaknya sudah gadis - gadis. Istrinya pisah, terus kawin lagi, terus cerai lagi," ucapnya.

Seperti diketahui dari pengakuan masyarakat sekitar bahwa Syahrial sebelumnya sudah dua kali menikah dsn dikaruniayi dua orang anak, yakni Raiya dan ratu dari istri pertama. Hingga akhirnya Syahrial merantau ke Jawa sekitar tahun 2016. Sebelumnya Syahrial yang tinggal di rumah milik Sabrina, tinggal bersama kakaknya Sukawati. (Joko Saputra)

  • Tentang Penulis

    Dadan SF

    System Admin RRI Medan<br />

  • Tentang Editor

    Dadan SF

    System Admin RRI Medan<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00