• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Jalan Hidup Surya Darma Memang di Parlemen

4 October
22:29 2019
3 Votes (3.7)

KBRN, Tanjungbalai: Ternyata jalan hidup Surya Darma AR memang di Parlemen. Buktinya, Ketua DPC PDI Perjuangan kota Tanjungbalai itu kembali mendapat dukungan signifikan dan terpilih menjadi DPRD kota Tanjungbalai periode 2019-2024 dan kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD sementara.

Kemenangan Surya di Pemilu Legislatif (Pileg) tahun ini menunjukkan bahwa sosoknya masih berpengaruh kuat bagi warga Daerah Pemilihan (Dapil) nya. Khususnya di kelurahan Beting Kuala Kapias dan umumnya masyarakat di Kecamatan Teluk Nibung. Pada Pileg 2019 di Dapil 3, yang meliputi Sei Tualang Raso dan Teluk Nibung, Surya berhasil mendapatkan kursi ketiga dengan suara pribadi 1.718. Raihan ini terbanyak di internal DPC PDI Perjuangan kota Tanjungbalai.

Kalah di Pilkada

Di Pileg 2014 pria kelahiran 4 Agustus 1971 itu mendapatkan total suara sebanyak 2.986 di Dapil yang sama. Sehingga mengantarkannya terpilih untuk periode kedua menjadi anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2014-2019. Karena sebelumnya ia sudah menjadi anggota DPRD periode 2009-2014. Tidak sempat setahun, Surya pun mengundurkan diri jadi anggota DPRD periode 2014-2019, tepatnya 27 Juli di tahun 2015. Surya Pede memberanikan diri untuk maju di kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015, sebagai calon wakil wali kota Tanjungbalai mendampingi sosok Hamlet Sinambela yang elektabilitasnya dimasyarakat luas dikenal sebagai figur tokoh pendidikan di Tanjungbalai.

Surya yang berstatus calon wakil wali kota mendampingi Hamlet Sinambela harus puas mengakui hasil final KPU. Dari keempat kontestan, Hamlet-Surya menduduki peringkat buncit. Paslon yang didukung oleh PDI Perjuangan, PPP, PKS dan PKPI itu hanya memperoleh 10.107 suara atau 13,63 persen pada Pilkada Tanjungbalai 9 Desember 2015 silam. (NFS).

  • Tentang Penulis

    Nisfu Fitri, S. Pd.

    Reporter RRI Tanjung Balai

  • Tentang Editor

    Dadan SF

    System Admin RRI Medan<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00