• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Terpanggil Memajukan Desanya, Jurnalis CJ Net TV Maju Jadi Kades

3 October
17:03 2019
3 Votes (3.3)

KBRN, Asahan: Kisah Jurnalis ingin membangun desa kembali menarik untuk diperbincangkan, setelah Nedi Panjaitan seorang Jurnalis CJ Net TV ikut berkompetisi mencalonkan diri menjadi kepala Desa Sei Nangka, di Kecamatan Sei Kepayang Barat, Kabupaten Asahan.

Pemuda kelahiran Desa Sei Nangka 12 Mei 1990 yang akhir-akhir ini disebut banyak orang di sosial media, dikabarkan mulai melakukan terobosan -terobosan. 

Mendapatkan nomor urut 01 dari 5 kontestan, ia ingin membawa desa kelahirannya menjadi desa percontohan yang maju, di Kabupaten Asahan. Disinggung soal alasannya maju sebagai calon Kades. Jurnalis CJ Net TV itu menjawabnya dengan simple.

''Sebagai putra daerah, saya merasa terpanggil untuk berjuang bersama masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan dan kenyamanan bagi warga desa, apabila terpilih sebagai Kades. Tidak hanya itu, saya juga ingin memberikan warna baru yang lebih baik di pemerintahan desa Sei Nangka untuk masa yang akan datang, '' kata Nedi saat dihubungi RRI via Whats App, Rabu (2/10/2019) malam.

Sementara alasan lain yang sangat mendasar bagi pria yang berbadan atletis ini maju di kontestasi politik desa tahun 2019 adalah karena dukungan mayoritas dari para kerabat dekat dan teman-temannya.

Kedekatannya dengan sejumlah tokoh di daerah tetangga kota Tanjungbalai dalam bidang pemerintahan dipercayainya memberikan aura positif bagi dirinya.

''Keinginan untuk mengabdi melalui jabatan politik di tingkat desa dengan menjadi kades juga adanya dorongan teman, kerabat, serta tanggung jawab sosial akan pentingnya kaum muda berperan aktif membangun desa. Saya banyak belajar dan berkonsultasi dengan teman-teman, tokoh tokoh sukses dan berpengaruh di kota Tanjungbalai sampai hari ini, '' ungkap Nedi.

Meski merupakan pengalaman pertama, Nedi mengaku sudah memiliki banyak program. Salah satunya adalah akan memanfaatkan dana desa yang jumlahnya mencapai milyaran.

''Dana desa harus dikelola secara transparan dengan melibatkan warga. Banyak program yang nanti akan memanfaatkan dana desa untuk kemakmuran wargaku, yang mayoritasnya nelayan, '' terangnya.

Nedi menambahkan jika dirinya menang ia juga siap merangkul semua pesaingnya dalam pilkades 2019 untuk membangun desa.

''Doa dan dukungan senantiasa terus kami harapkan untuk kemajuan kita bersama. Untuk warga Sei Nangka jangan sampai tidak datang pada tanggal 18 Desember nanti, untuk kebaikan desa tercinta. Dimulai dengan Bismillah, semoga kelembutan hati masyarakat desa kelahiranku ini bisa memberikan hak suaranya pada no urut 01, '' harapnya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Desa Sei Nangka memiliki luas wilayah sekitar 357.61 Ha, yang terbagi ke dalam 4 dusun dengan jumlah penduduk 4800 jiwa.

Adapun 4 Cakades Sei Nangka lainnya yakni Nurhaina no urut 2, Khairuddin no urut 3, Indra Gunawan no urut 4, dan Irpan Taupan no urut 5. Sebanyak 47 Desa di 21 Kecamatan se-Kabupaten Asahan akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada tanggal 18 Desember 2019 mendatang.

Usia yang masih relatif muda, diharapkan bisa membawa aura positif dalam menjalankan dan memimpin desa. Tentu saja warga berharap, pengalamannya sebagai insan pers menjadi bekal tersendiri bagi Nedi Panjaitan dalam menangani tata kelola pemerintahan di tingkat desa nantinya.

Nedi  merupakan salah satu wartawan yang cukup kritis selama bertugas sebagai seorang jurnalis. Salah satu sepak terjangnya adalah mendapatkan prestasi penghargaan dari NET TV pada tahun 2017. Hasil video liputannya terplih menjadi video liputan terbaik citizen journalist 2017 (Video CJ Of The Year). Kala itu Nedi memenangkan rekaman video detik-detik malam mencekam pembakaran rumah ibadah Vihara dan Kelenteng di kota Tanjungbalai pada tanggal 29 juli 2016 silam.(NFS).

  • Tentang Penulis

    Nisfu Fitri, S. Pd.

    Reporter RRI Tanjung Balai

  • Tentang Editor

    Dadan SF

    System Admin RRI Medan<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00