• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Sosialisasi Pergub Nomor: 562-551 Tahun 2017 Dan Asuransi TKI Menggunakan BPJS

1 August
19:28 2017
1 Votes (4)

KBRN, Mataram: Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTB, Kamis (1/8/2017) mengadakan sosialisasi Peraturan Gubernur Nomor: 562-551 Tahun 2017 tentang Tata Cara Penyetoran, Penggunaan, Pencairan, Pengembalian Uang Jaminan Pembentukan Kantor Cabang PPTKIS di NTB sebagai regulasi turunan dari Peraturan Daerah NTB Nomor: 1 Tahun 2017 mengenai Perlindungan TKI.

Acara sosialisasi ini dipimpin oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB, Bapak H. Wildan didampingi oleh Kabid Penempatan dan Perluasan Pasar Kerja, Kabid Pengawasan dan Kepala BP3TKI Mataram serta dihadiri oleh perwakilan PPTKIS dan Kantor Cabang PPTKIS yang beroperasional di Wilayah NTB.

Dalam sambutannya, Kepala Disnakertrans Prov NTB, H. Wildan menyampaikan bahwa peraturan yang diterbitkan ini dimaksudkan untuk memberikan perlindungan yang lebih baik kepada TKI yang diberangkatkan oleh PPTKIS. Hal ini dipertegas oleh kabid pengawasan disnakertrans Prov NTB bahwa tujuan diterbitkannya peraturan gubernur ini bertujuan untuk memperbaiki tata kelola pelayanan dan perlindungan TKI, dan merupakan pelindung bagi TKI dan PPTKIS dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Dalam Peraturan Gubernur yang mulai berlaku sejak tanggal 10 Juli tersebut terdapat klausul penyetoran deposito uang jaminan masing-masing sebesar Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah) untuk setiap pembentukan Kantor Cabang PPTKIS. Penyerahan deposito uang jaminan tersebut dimaksudkan untuk:biaya penyelesaian perselisihan atau sengketa Calon TKI di dalam negeri dan/atau TKI dengan pengguna dan /atau PPTKIS, biaya penyelesaian permasalahan/kasus Calon TKI/TKI yang menjadi kewajiban dan tanggung jawab PPTKIS, sertabiaya penyelesaian permasalahan/kasus calon TKI/TKI yang menjadi kewajibanPPTKIS dalam hal TKI tidak dipertanggungkan dan tidak terselesaikan melalui program asuransi.

TKI Mendapatkan  Jaminan Sosial Menggunakn BPJS

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BP3TKI Mataram, Mucharom Ashadi, S.Ag juga menyampaikan perihal perubahan asuransi yang menangani TKI, dimana selama ini dilakukan oleh 3 (tiga) konsorsium yaitu, Jasindo, Astindo dan Mitra TKI terhitung sejak tanggal 1 Agustus Asuransi TKI ditangani oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), sesuai dengan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor: 07 Tahun 2017 tentang Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja Indonesia.Penggunaan BPJS sebagai asuransi TKI inimerupakan tindak lanjut dari rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Presiden. Program BPJS sebagai penyelenggara asuransi bagi TKI ini sudah di launching oleh Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri pada hari Minggu tanggal 30 Juli 2017 di Tulungagung, Jawa Timur.

Jenis Program Jaminan Sosial yang diberikan oleh BPJS antara lain Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT). Penjaminan Sosial berupa JKK dan JKM ini bersifat wajib, sedangkan penjaminan JHT bersifat tambahan yang besaran iurannya dibayarkan setiap bulan menyesuaikan dengan kemampuan TKI masing-masing. Asuransi ini berlaku bagi seluruh Calon TKI/TKI baik yang ditempatkan oleh Pelaksana Penempatan maupun yang berangkat menggunakan skema perseorangan.

Jumlah Iuran/Premi Asuransi yang wajib dibayarkan oleh Calon TKI/TKI kepada BPJS adalah sebagai berikut:

  1. Bagi Calon TKI/TKI yang ditempatkan oleh Pelaksana Penempatan:
    1. Masa Perlindungan sebelum penempatan Rp. 37.000,-
    2. Masa Perlindungan selama penempatan dan setelah penempatan Rp. 333.000,-
    3. Masa Perlindungan perpanjangan kontrak Rp. 13.500,-
  2. Bagi Calon TKI/TKI Perseorangan:
    1. Masa perlindungan selama penempatan Rp. 333.000,-
    2. Masa Perlindungan perpanjangan kontrak Rp. 13.500,-

Dengan diberlakukannya BPJS sebagai Asuransi TKI, diharapkan penanganan perlindungan sosial bagi para TKI tersebut menjadi lebih baik karena hanya dilakukan menggunakan satu lembaga.(Marsam)

  • Tentang Penulis

    Marsam

    <p>Kontak Person :&lt;br /&gt;</p><p>Facebook : Marsam Putrangga</p>

  • Tentang Editor

    Marsam

    <p>Kontak Person :&lt;br /&gt;</p><p>Facebook : Marsam Putrangga</p>

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terpopuler

Berita Terfavorit

00:00:00 / 00:00:00