• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Harganas 2017 Senergikan Program Unggulan Daerah Dengan Program KB

10 July
12:41 2017
0 Votes (0)

KBRN, Dompu : Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, H M Amin, mengajak seluruh Bupati dan Walikota se Nusa Tenggara Barat, mencari tobosan yang tepat untuk mensinergikan antara peningkatan ekonomi dengan program Keluarga Berencana. Masing-masing Kabupaten dan Kota di Nusa Tenggara Barat, memiliki potensi yang bisa dikembangkan masing-masing, untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, HM Amin saat menghadiri Hari Keluarga Nasional tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat ke XXIV, di Kabupaten Dompu, Senin (10/7/2017).

“Dengan pengembangan potensi daerah yang dihajatkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat, merupakan salah satu strategi dalam mensukseskan keluarga sejahtera,” katanya.

HM Amin juga mengajak seluruh Kabupaten Kota di NTB, untuk mensinergikan program kerakyatan itu dengan program keluarga berencana. Dengan demikian, sebuah keluarga akan lebih fokus dalam menata kehidupan keluarga, terlebih pada pendidikan anak-anaknya.

Sementara, Bupati Dompu H Bambang M Yasin, memiliki trik untuk menekan laju pertumbuhan penduduk diwilayahnya. Program unggulan dalam peningkatan ekonomi kerakyatan melaui program Tebu Rakyat, Sapi, Jagung dan Rumput Laut (Terpijar), salah satu cara program Keluarga Berencana di Kabupaten Dompu, berhasil.

Dikatakan, semakin sibuknya masyarakat dalam aktivitas ekonomi, merupakan salah satu cara yang tepat untuk membantu pemerintah dalam menghambat laju pertumbuhan penduduk. Pemerintah daerah jika ingin berhasil dalam menekan laju pertumbuhan penduduk, harus memiliki cara yang tepat agar masyarakatnya sibuk bekerja.

“Ini cara kami orang Dompu, dalam mensukseskan program KB dengan cara sibuk bekerja sampai-sampai keinginan menambah anak, sudah tidak terpikirkan lagi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bambang juga menambahkan, saat ini tingkat kemiskinan di Kabupaten Dompu, terendah ketiga se Nusa Tenggara Barat. Data BPS yang dirilis Mei 2017 yang didapat dari survei ekonomi tahun 2016, kemiskinan di Kabupaten Dompu, turun 0,88 persen. Pada survei ekonomi tahun 2015, angka kemiskinan di Kabupaten Dompu, tersisa 15.11 persen dan pada tahun 2017 ini, tersisa mencapai 14,23 persen. Tidak hanya itu, berkat program peningkatan ekonomi masyarakat, juga menempatkan Dompu dengan daya beli tertinggi kedua setelah Kota Mataram.

Dalam kesempatan tersebut, bupati mengajak seluruh elemen masyarakat Dompu, untuk bersatu padu menurunkan angka kemiskinan kedepan. Sebab, lanjut Bupati, akselerasi penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Dompu, ke depan semakin berat.

“Tidak memungkinkan untuk perluasan areal tanaman jagung dan sektor lainnya, membuat akselerasi penurunan angka kemiskinan kedepan semakin berat. Butuh kerja sama semua elemen masyarakat,” tambahnya.

Saat ini, Dompu hanya berharap pada sektor pertambangan, pariwisata dan perdagangan. Untuk itu, pembangunan pelabuhan Nusantara di Kecamatan Kilo, menaikkan kunjungan wisata ke Destianasi-destinasi Pariwisata di kabupaten Dompu, serta kenyamanan investor dalam berinvestasi di kabupaten Dompu, menjadi tugas bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Sementara itu, kegiatan peringatan Hari Keluarga Nasional ke XXIV, tingkat provinsi Nusa Tenggara Barat yang digelar di Kabupaten Dompu, berjalan meriah. Ratusan kendaraan roda dua dan mobil pelayanan KB, turut menyemarakkan konvoi kendaraan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PL KB). Berbagai kegiatan dari mulai pelayanan KB gratis terhadap 125 aseptor KB serta pelayanan kesehatan gratis, digelar di Lokasi kegiatan yakni di Lapangan Beringin Komplek Kantor Bupati Dompu. Pameran produk unggulan Kabupaten Kota se Nusa Tenggara Barat serta bazar murah, juga menyemarakkan Hargans ke 24 di Kabupaten Dompu ini. (din/DD)

  • Tentang Penulis

    Mujtahidin

    Reporter RRI Mataram di Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima, NTB. // WA :0813-5362-5075 // email : mujtahidin@rri.co.id. / didin74dompu@gmail.com // twitter : @didin_rri. // Telegram : @didin_rri_Mataram.

  • Tentang Editor

    RRI Mataram

    System Admin RRI Mataram

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00