• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Bupati Dompu Jamin Petani Dompu Mampu Bayar Kredit

23 May
19:03 2017
1 Votes (3)

KBRN, Dompu : Bupati Dompu Nusa Tenggara Barat, H Bambang M Yasin, menjamin kredit yang dikucurkan perbankan tidak akan dibayar petani di Kabupaten Dompu. Hal itu disampaikan Bupati, dihadapan Komisioner OJK dan Lembaga Industri Keuangan yang melakukan Field Visit, di Kabupaten Dompu. Di Kabupaten Dompu, sejak tahun 2010, telah dikembangkan komoditi jagung. Saat ini, setelah 6 tahun berjalan, berhasil dikembangkan tanaman jagung seluas 40 ribu hektar.

“Hasilnya, dengan asumsi harga jagung sesuai HPP mencapai Rp. 3.200 per kilonya, uang yang beredar dari komoditi jagung melebihi APBD Kabupaten Dompu. Jadi bapak-bapak, jangan kuatir jika kredit petani saya, tidak dibayar,” katanya, Selasa (23/5/2017).

Berkat jagung juga, lanjut Bambang, menempatkan Kabupaten Dompu sebagai daerah dengan daya beli tertinggi kedua di NTB. Pemerintah pusat juga sudah menetapkan Dompu, sebagai lumbung jagung nasional. Jagung, juga telah berhasil meningkatkan perekonomian Kabupaten Dompu, sejak lima tahun terakhir.

Saat ini, lanjut Bambang, Industri Jasa Keuangan di kabupaten Dompu, dirasa kurang untuk memenuhi kebutuhan petani. Bambang berharap, beberapa bank nasional bisa memberi sumbangsi untuk membuka cabangnya di Dompu.

“Saya rasa perbangkan akan tertarik dengan ini, dan saya minta jika berinvestasi disini (Dompu), bunganya jangan tinggi-tinggi, ya seperti perbankan lainnya lah dan bila perlu dibawah 2 persen,” pinta Bupati.

Tidak hanya jagung, petani di Kabupaten Dompu, pasca penanaman jagung memanfaatkan lahnnya dengan menanam kacang hijau. Tahun 2017 ini, petani di kabupaten Dompu, juga mulai mengembangkan komoditi ini dengan target 20 ribu hektar. (din)

  • Tentang Penulis

    Mujtahidin

    Reporter RRI Mataram di Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima, NTB. // WA :0813-5362-5075 // email : mujtahidin@rri.co.id. / didin74dompu@gmail.com // twitter : @didin_rri. // Telegram : @didin_rri_Mataram.

  • Tentang Editor

    RRI Mataram

    System Admin RRI Mataram

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00