• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

OJK Pilih Dompu Sebagai Field Visit Aksi Pangan

23 May
18:57 2017
0 Votes (0)

KBRN, Dompu : Otoritas Jasa Keuangan (OJK), memilih Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, untuk kegiatan Field visit atau kunjungan lapangan, program Akselerasi, Sinergi dan Inklusi (AKSI) pangan. Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK RI, Rahmad  Waluyanto, Selasa (23/5/2017) mengatakan, dipilihnya kabupaten Dompu, karena daerah ini telah mampu menjadi lumbung jagung nasional.

Program Aksi yang digagas OJK ini, sebagai wujud program Nawa Cita Presiden RI, Joko Widodo yang sudah diluncurkan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Program ini, Lanjut Rahmad, merupakan upaya ketahaman pangan nasional.

“AKSI Pangan ini, merupakan upaya nyata OJK bersama kementrian terkait seta pelaku industri jasa keuangan untuk mempercepat dan meningkatkan pembiayaan sektor pangan khususnya komoditi utama pangan. Dan Dompu, masuk didalamnya,” katanya.

OJK, juga membawa serta lembaga pembiyaan seperti perbankan milik BUMN dan swasta, serta beberapa lembaga pembiayaan lainya, termasuk Jamkrindo. Diharapkan, dengan membawa serta industri jasa keuangan, akses petani untuk berhubungan dengan perbankan, lebih muda.

OJK juga akan mendorong Kabupaten Dompu, untuk menjadi pelopor pelaksana inklusif akses keuangan. Dalam rangka mendukung program tersebut, perlu ditingkatkan efesiensi pembiayaan oleh industri jasa keuangan untuk mempercepat proses penambahan nilai Fintek dalam menghubungkan usaha mikro dan kecil untuk memperoleh akses modal pembiayaan yang terjangkau.

“OJK akan menciptakan proses interaksi antara masyarakat, pemerintah daerah dengan industri jasa keuangan seperti bank, asuransi dan jasa pembiayaan mikro, sehingga dapat memberdayakan masyarakat di desa agar mendapatkan keuangan untuk pembiayaan usaha kecil,” ujarnya.

Kabupaten Dompu sebagai lumbung jagung yang strategis harus dapat didorong agar tetap mempertahankan ketahanan pangan nasional, khususnya berkontribusi dalam mengurangi impor jagung nasional.

“Saya meminta kepada industri jasa keuangan untuk tetap berupaya mendukung dan meningkatkan rata-rata hasil panen produksi pangan masyarakat salah satunya jagung di Dompu,” pintanya.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan dan pelaku industri jaa keuangan, menyempatkan melakukan panen jagung di Desa Tolo Kalo Kecamatan Kempo. Di Kabupaten Dompu, saat ini dikembangkan komoditi jagung seluas 40 ribu hektar, dengan asumsi panen mencapai 398.244 ton pada tahun 2017 ini. Dari hasil produski itu, uang yang dimiliki petani jagung di Kabupaten Dompu, mencapai Rp. 1.247 trilyun, dengan asumsi harga jagung kering panen sesuai HPP sebesar Rp. 3.200 per kilonya. Jumlah uang yang dihasilkan komoditi jagung pada tahun 2017 ini, melampoi APBD Kabupaten Dompu yang mencapai Rp 1.057 trilyun. (din)

  • Tentang Penulis

    Mujtahidin

    Reporter RRI Mataram di Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima, NTB. // WA :0813-5362-5075 // email : mujtahidin@rri.co.id. / didin74dompu@gmail.com // twitter : @didin_rri. // Telegram : @didin_rri_Mataram.

  • Tentang Editor

    RRI Mataram

    System Admin RRI Mataram

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terpopuler

Berita Terfavorit

00:00:00 / 00:00:00