• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Penetapan Tersangka Bupati Dompu Diduga Korban Intrik Politik

22 May
16:59 2017
1 Votes (4)

KBRN, Dompu :  Ditetapkannya H Bambang M Yasin, Bupati Dompu, Nusa Tenggara Barat sebagai tersangka, memunculkan rasa simpatik petani di kabupaten Dompu. Ratusan Petani yang merasa sudah disejahterakan melalui program unggulan, menuding adanya intrik politik yang dilakukan elit, untuk menjatuhkan putra terbaik Kabupaten Dompu ini.

Gelombang aksi dukungan moril atas penetapan tersangka Bupati Dompu oleh Penyidik Polda NTB dalam dugaan Korupsi Pengdaan CPNS jalur K2, terus berdatangan. Setelah penggalangan 1 juta tanda dan seribu obor, gelombang aksi Damai turun jelan simpatik juga dilakukan.

Ratusan petani yang tergabung dalam Solidaritas Petani Dompu, menggelar aksi unjuk rasa memberi dukungan atas kasus yang mendera Bupati Dompu, H Bambang M Yasin. Sutrisno, salah satu orator dari Forum Solidaritas Petani, Kabupaten Dompu, Senin (22/5/2017) mengatakan, aksi demontrasi ini, bukan untuk menginterfensi hukum yang sedang berjalan.

Aksi spontnitas yang digelar petani ini, merupakan dukungan moril atas musibah yang dialami BupatI Dompu H Bambang M Yasin. Bambang M Yasin, dikatakan Sutrisno, merupakan salah satu putra daerah yang mendapat amanah menjadi Bupati, telah membawa petani dan warga Dompu, dalam kesejahteraan.

“Diera kepemimpinannya, rakyat sangat mudah mendapatkan tanah yang diperjuangan Ayahanda Kita H Bambang M Yasin, tentunga dengan cara-cara yang legal, sehingga rakyat terutama petani di Kabupaten Dompu, bisa sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Juliansyah koordinator aksi mengatakan, aksi ini akan dilakukan hingga tiga hari kedepan. Aksi untuk memberi dukungan moril ini, akan menginap dilapangan Beringin, kompleks kantor Bupati Dompu.

Aksi ini dilakukan, selain memberi dukungan moril kepada Bambang M Yasin, juga sebagai bentuk kekesalan petani atas sikap tidak dewasanya elit politik di kabupaten Dompu. Terjeratnya Bambvang M Yasin sebagai salah satu tersangka dugaan kasus Korupsi pengadaan CPNS jalur K2, diyakini sebagai intrik politik elit-elit di Kabupaten Dompu.

“Bahwa, segala macam perbuatab politik di kabupaten Dompu, bahkan persoalan hukum pun dapat diintervensi oleh lembaga yang mengatasnakan Wakil Rakyat ini,” katanya.

Aksi ini dimulai dari Masjid Raya Dompu, dan bergerak menuju Gedung DPRD dan Kantor Bupati Dompu. Sebelum menggelar orasi di Gedung DPRD, masa aksi juga sempat melakukan orasi di pasar atas Dompu. Setelah melakukan orasi di Depan Gedung DPRD Dompu, masa bergerak menuju Kantor Bupati Dompu. Rencananya, ratisan masa aksi yang didominasi petani ini, akan mendirikan tenda dan menginap di depan pendopo bupati.

“Pendirian tenda ini sebagai bentuk keprihatinan kami terhadap kasus yang mendera pemimpin kami,” tambah Juliansyah.

Sebelumnya, Bupati Dompu, H Bambang M Yasin ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus CPNS jalur K2. Penetapan Bambang M Yasin sebagai tersangka ini, didasari adanya penandatangan Surat Pertanggung Jawaban Mutlak (SPTJM) atas pengiriman berkas CPNS 134 yang dinyatakan tidak memenuhi kreteria (TMK). (din)

  • Tentang Penulis

    Mujtahidin

    Reporter RRI Mataram di Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima, NTB. // WA :0813-5362-5075 // email : mujtahidin@rri.co.id. / didin74dompu@gmail.com // twitter : @didin_rri. // Telegram : @didin_rri_Mataram.

  • Tentang Editor

    RRI Mataram

    System Admin RRI Mataram

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terpopuler

Berita Terfavorit

00:00:00 / 00:00:00